Breaking News:

Kolesterol

Daun Seledri Ternyata Bisa Menghabisi Kolesterol Jahat dalam Tubuh, Bermanfaat dari Biji Hingga Daun

ternyata daun seledri yang dapat dinikmati dalam keadaan segar maupun dimasak ini sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Editor: Machmud Mubarok
Dok. Istimewa
Ilustrasi kolesterol: Daftar makanan yang harus dihindari oleh penderita kolesterol agar tak membahayakan kesehatan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Tanaman daun seledri sudah dikenal sebagai salah satu jenis sayuran yang digunakan sebagai pelengkap masakan.

Siapa sangka, ternyata daun seledri yang dapat dinikmati dalam keadaan segar maupun dimasak ini sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Tanaman daun seledri yang familiar dicampur dengan sayur sop dan mie bakso juga mempunyai rasa yang khas saat dimakan.

Untuk diketahui, tanaman daun seledri yang tergolong murah meriah dan mudah didapatkan itu bisa digunakan sebagai obat untuk macam-macam penyakit mematikan.

Menurut penelitian, daun seledri memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi.

Baca juga: Manfaat Daun Dewa Manjur Mengobati Diabetes Hingga Kanker, Ini Cara Mengolahnya

Baca juga: Cara Mudah Mengeluarkan Kolesterol Jahat dari Tubuh, Cukup Rutin Konsumsi 3 Lembar Daun Dewa

Adapun antioksidan merupakan suatu zat yang berfungsi mengurangi kerusakan sel tubuh akibat proses oksidasi dan radikal bebas.

Kandungan yang dimiliki daun seledri, membuatnya banyak digunakan sebagai salah satu bahan pembuatan obat-obatan.

Selain itu, kandungan seledri pun punya banyak zat bernutrisi seperti Folate, Potasium, Vitamin B6, Vitamin C, dan Vitamin K.

Hampir seluruh bagian dari seledri dari mulai biji, batang hingga daun memiliki manfaat bagi kesehatan.

Berikut ini manfaat daun seledri untuk kesehatan seperti dilansir dari doktersehat.com.

1. Menurunkan kadar kolesterol

Manfaat daun seledri yang pertama adalah dapat menurunkan kolesterol.

Kandungan senyawa 3-n-butylphthalide dalam seledri diketahui mampu untuk menurunkan kadar lemak dalam darah.

Sebuah penelitian pada hewan juga menunjukkan adalah penurunan kadar kolesterol jahat atau HDL dan trigliserida setelah pemberian ekstrak seledri.

2. Meringankan nyeri sendi

Seledri juga disebut-sebut memiliki manfaat dalam meringankan gejala nyeri sendi.

Daun seledri memiliki sifat antiinflamasi yang dapat membantu meringankan gejala radang sendi, rematik, hingga asam urat.

Manfaat daun seledri satu ini masih berhubungan dengan kandungan senyawa 3-n-butylphthalide di dalamnya.

Selain daunnya, batang seledri juga dipercaya bermanfaat untuk asam urat karena bertindak sebagai obat diuretik.

3. Menurunkan tekanan darah

Manfaat daun seledri selanjutnya adalah menurunkan tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Manfaat rebusan daun seledri ini salah satunya didapatkan dari kandungan kalium yang ada di dalamnya.

Sebelumnya sudah disebutkan juga bahwa seledri dapat membantu menurunkan kadar lemak jahat dalam darah.

Kolesterol dan tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular dan daun seledri dapat menurunkan kedua faktor risiko tersebut.

4. Meringankan ketidaknyamanan menstruasi

Pada menstruasi dapat menimbulkan beberapa reaksi tidak nyaman termasuk PMS dan selama menstruasi berlangsung.

Nah, seledri, terutama bagian bijinya, ditemukan dalam beberapa produk yang dipercaya dapat meringankan ketidaknyamanan selama menstruasi.

Bahan ini tentunya dikombinasikan dengan bahan lainnya seperti adas dan juga kunyit yang memang dikenal baik untuk kesehatan wanita.

5. Mencegah gigitan nyamuk

Mencegah gigitan nyamuk juga dipercaya sebagai salah satu manfaat daun seledri.

Gigitan nyamuk tidak selalu berbahaya, tapi sudah pasti menimbulkan ketidaknyamanan.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa ekstrak seledri pada kulit dapat mengusir gigitan nyamuk hingga waktu 4,5 jam lamanya.

Adapun daun seledri mungkin ditemukan dalam beberapa produk pengusir nyamuk.

6. Meningkatkan sistem pencernaan

Nah, daun seledri yang tinggi serat dan antioksidan juga dipercaya dapat meningkatkan sistem pencernaan.

Manfaat daun seledri untuk pencernaan meliputi meningkatkan sirkulasi darah usus, meredakan kembung, dan mencegah ulkus dengan cara meningkatkan produksi mukus untuk melingdungi saluran pencernaan.

7. Mencegah infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih adalah infeksi yang tejadi pada organ yang berada pada saluran kemih mulai dari ginjal hingga uretra.

Manfaat daun seledri sebagai obat diuretik dipercaya memiliki pengaruh terhadap pencegahan infeksi saluran kemih.

Adapun daun seledri dapat membantu merangsang produksi urin.

Manfaat ini tentunya harus diimbangi dengan konsumsi cairan yang cukup agar tidak terjadi infeksi.

8. Membantu menurunkan berat badan

Yups, daun seledri juga bisa menjadi salah satu bahan makanan alternatif ketika ingin menurunkan berat badan.

Selain kaya nutrisi, seledri memiliki kandungan serat tinggi dan kalori yang rendah.

Hal ini lah yang membuat seledri cocok untuk dimasukkan ke dalam menu untuk menurunkan berat badan.

Kandungan vitamin dan mineral dalam seledri juga cukup tinggi sehingga tidak khawatir terkena malnutrisi.

9. Sumber antioksidan

Tubuh membutuhkan antioksidan untuk menangkal radikal bebas, salah satu sumber utamanya adalah buah-buahan dan sayuran.

Seledri dapat menjadi salah satu sumber antioksidan bagi tubuh karena memiliki kandungan vitamin C, beta karoten, flavonoid, dan berbagai senyawa antioksidan lainnya.

Sebagai antioksidan, seledri membantu organ tubuh melawan radikal bebas dan menjalankan fungsinya dengan baik.

10. Sebagai antikanker

Manfaat daun seledri untuk kesehatan lainnya adalah dapat bertindak sebagai antikanker.

Manfaat daun seledri yang satu ini tentunya tidak jauh dari seledri yang bertindak sebagai antioksidan.

Selain menjaga organ bekerja dengan baik, antioksidan juga mencegah kerusakan sel tubuh yang menjadi pemicu kanker.

11. Menjaga kesehatan hati

Hati adalah salah satu organ terpenting dalam tubuh yang harus dijaga fungsi dan kesehatannya.

Sebuah penelitian pada hewan menunjukkan konsumsi seledri dan beberapa sayuran lain dapat menurunkan kadar lemak dalam hati.

Hal ini membuktikan bahwa seledri dapat menjadi salah satu sayuran yang mendukung organ hati agar dapat berfungsi dengan baik.

12. Mencegah infeksi dan meningkatkan sistem imun

Manfaat daun seledri untuk keseahatan selanjutnya tidak kalah penting yaitu dapat meningkatkan sistem imun tubuh dan mencegah infeksi.

Adapun daun deledri dieprcaya memiliki kandungan senyawa yang dapat bertindak sebagai antimikroba sehingga dapat membantu mencegah infeksi pada tubuh.

Cara penggunaan daun seledri

Nah, daun seledri dapat dikonsumsi secara langsung maupun dimasak.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa daun seledri hanya kehilangan sedikit nutrisinya saja meskipun dikukus.

Rata-rata bahan makanan yang dikukus dapat kehilangan hingga 41% kandungan antioksidannya, namun daun seledri dapat membertahankan 83-99% antioksidannya meskipun dikukus.

Adapun daun seledri dapat dijadikan sebagai campuran jus atau smoothies, dijadikan campuran sup, dan bisa juga direbus dan dikonsumsi air rebusannya.

Selain bagian daunnya, bagian tumbuhan lain yang banyak juga dimanfaatkan adalah biji seledri.

Efek Samping Daun Seledri

Daun seledri relatif aman digunakan untuk dikonsumsi maupun dijadikan sebagai obat topikal.

Meskipun begitu, masih terdapat efek samping daun seledri yang patut untuk diwaspadai.

Adapun daun seledri dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.

Reaksi alergi dapat berakibat fatal hingga menimbulkan reaksi anafilaksis.

Selain itu, daun seledri juga diketahui dapat meningkatkan kepekaan kulit terhadap matahari.

Jangan lanjutkan penggunaan daun seledri apabila terjadi reaksi alergi seperti ruam, gatal, gangguan pernapasan, maupun bentuk reaksi alergi lainnya.

Gunakan daun seledri secara hati-hati apabila Anda sedang hail atau menyusui, memiliki kelainan darah, tekanan darah rendah, dan belakangan atau sedang menjalani operasi.

Hati-hati juga menggunakan seledri apabila Anda sedang menajalani pengobatan dan mengonsumsi obat-obatan tertentu.

Sebagian manfaat daun seledri di atas hanya berdasarkan studi pada hewan dan belum diketahui efektivitasnya pada manusia.

Tetap waspada ketika mengonsumsi seledri dan perhatikan jika terdapat reaksi alergi yang muncul.

Konsumsi juga sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Semoga informasi ini membantu ya.

Sumber: Tribun Cirebon
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved