Breaking News:

PPKM Darurat di Jabar

Buruh di Kabupaten Tasikmalaya Harus Terima Kenyataan Gak Akan Dapat Duit BLT, Gara-gara Status PPKM

Program BSU ternyata juga diberikan untuk para pekerja yang tinggal di kota/kabupaten yang sudah masuk ke level 3 PPKM.

Istimewa
ilustrasi uang 

"Mami masih menunggu peraturan menakernya," katanya.

Saat ditanya peluang Kabupaten Tasikmalaya juga mendapatkan BSU, Taufik mengatakan sangat kecil.

"Sepertinya sulit karena yang membuat skala level adalah Kemendagri," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pemerintah akan menyalurkan BSU untuk para pekerja karena pemberlakuan PPKM darurat.

Data calon penerima subsidi diambil dari data kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Data itu bakal diverifikasi dan validasi oleh lembaga sesuai kriteria dan persyaratan yang telah ditentukan.

Kemenaker juga akan lakukan check list data untuk memastikan subsidi ini tepat sasaran atau tidak.

Selain tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan, yang dibuktikan dengan kedisiplinannya membayar iuran, para pekerja yang akan mendapatkan BSU adalah mereka yang penghasilannya di bawah Rp 3,5 juta, sesuai upah yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Pekerja yang mendapat subsidi adalah mereka yang bekerja di industri konsumsi, perdagangan, dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri properti, dan real estate, tempat bekerja masuk dalam kawasan yang ditetapkan sebagai daerah PPKM level 4, dan memiliki rekening bank yang aktif.

Namun, persyaratan tempat bekerja masuk dalam kawasan yang ditetapkan sebagai daerah PPKM level 4 itu kemarin rupanya menjadi level 3 dan 4. Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengatakan itu mengumpulkan para Kepala Dinas Ketenagakerjaan di daerah dengan PPKM level 3 dan 4 secara virtual untuk membahas BSU atau BLT Subsidi Gaji dan wilayah yang mendapatkan bantuan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved