Breaking News:

Virus Corona Mewabah

Mahasiswa di Medan Wafat Seusai Disuntik Vaksin Covid-19, Semalaman Demam dan Positif, Pamannya Koma

"Kalau tahu seperti ini kami tidak akan menyuruh anak saya untuk vaksin," ujarnya.

Istimewa
Ilustrasi jenazah di kamar mayat 

"Lalu di hari Minggu juga di PCR kembali. Di PCR keduanya posisi anak sudah mulai sesak lagi dan saya minta diberikan oksigen tapi enggak nginap. Setelah pulang dari PCR kedua kami pulang, baru sorenya menjelang pukul 4 sore tiba-tiba sesak mendadak. Kemudian kami larikan ke RS Imelda, sesampainya di sana disarankan agar segera diisolasi," ucapnya.

Dewi akhirnya menyetujui anaknya untuk diisolasi melihat kondisinya yang semakin parah.

"Kami isolasikan anak kami menandatangani persyaratan isolasinya gimana, sampailah berita kalau seandainya pasien meninggal syaratnya begini saya tandatangani. Lalu di hari Minggu itu tanggal 11 Juli anak saya diisolasi," ucapnya.

Dewi terlihat menitikkan air mata saat menceritakan hal ini.

Pada awal diisolasi anaknya masih dalam kondisi terkontrol, hingga akhirnya pada hari kelima, anaknya sudah semakin memburuk hingga harus menggunakan ventilator.

"Lalu di hari ke lima sampai hari ke delapan itu anak saya pakai bantuan oksigen saja. Ini sudah pakai ventilator dan posisinya tidur duduk sangat menghawatirkan," ucapnya.

Setelah dipasang ventilator, kondisi Irwin makin memburuk hingga akhirnya mengembuskan napas pada hari Rabu tanggal 21 Juli 2021.

"Setelah itu kondisi makin menurun naik turun, naik turun kadang bagus kadang enggak. Saya nanyak juga kata dokter begitulah itu terus terakhir kalinya. Di hari Rabunya saya chatingan sama anak saya. Anak saya bilang, sebentar ya Mak, Abang mau pakai oksigen dua ini Mak, anak saya bilang saturasi Abang turun Mak. Terus saya tanya dari berapa ke berapa saturasinya. Saturasinya turun di 81 dan setelah memakai oksigen dua dia naik saturasinya menjadi 86. Saya lemas mendengarnya panik. Saya langsung ke rumah sakit," ujarnya.

"Kondisi anak saya dan ternyata sampai sore harinya tiba-tiba ngedrop saturasinya turun sampai akhirnya anak saya meninggal," tambahnya.

Dewi juga menjelaskan bahwa keluarganya yang lain yaitu paman korban bernama Irfan Rasyid Nasution juga dalam kondisi koma pascadivaksin di tempat yang sama.  

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved