Breaking News:

Emak-emak di Garut Asyik Senam Aerobik, Tercium Petugas Langsung Dibubarkan Satgas Covid-19

Sedang asyik senam aerobik, sejumlah emak-emak dibubarkan Satgas Covid-19 karena melanggar aturan PPKM Darurat.

Editor: dedy herdiana
Istimewa/Dok Polsek Banyuresmi
Sejumlah emak-emak yang sedang senam aerobik dibubarkan Satgas Covid-19 karena melanggar aturan PPKM Darurat di Kabupaten Garut, Rabu Jawa Barat,  Rabu (14/7/2021). 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari 
 
TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Sedang asyik senam aerobik, sejumlah emak-emak dibubarkan Satgas Covid-19 karena melanggar aturan PPKM Darurat.

Pembubaran tersebut berlokasi di Kampung Jamburea, Desa Banyuresmi Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Jawa Barat,  Rabu (14/7/2021).

Kapolsek Banyuresmi, Kompol Supian BJ mengatakan pembubaran tersebut dilakukan karena sanggar senam merupakan sektor non esensial yang tidak diperbolehkan buka di masa PPKM Darurat.

Baca juga: Tembus Angka 10.000 Kasus Covid-19 di Kota Tasikmalaya, Penambahan Sebagian Besar Akibat Klaster Ini

"Tempat senam ini masuknya ke sektor nonesensial sehingga seharusnya tidak beraktivitas sementara selama PPKM Darurat," ujarnya saat dihubungi.

Sopian menjelaskan penutupan sanggar tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima laporan yang menyebutkan adanya kegiatan di sanggar senam tersebut.

"Saat kami datang, memang di dalam sanggar senam ini sedang dilakukan senam aerobik yang diikuti oleh sejumlah emak-emak. Karena itu kami terpaksa bubarkan dan kita ingatkan pemiliknya agar tidak buka dulu sampai waktu yang telah ditetapkan pemerintah," ungkapnya.

Baca juga: Penambahan Kasus Covid-19 di Majalengka Masih Tinggi, Hari Rabu Bertambah 140 Kasus

Selain menutup sanggar senam pihaknya juga menindak sejumlah pertokoan yang nekat buka dan melayani pembeli di Jalan KH Hasan Arief Banyuresmi.

"Toko baju tersebut kedapatan sedang menerima pengunjung, pengunjung keluar masuk untuk belanja padahal toko tersebut termasuk toko yang di larang buka, kami beri peringatan dan pemilik mengerti dan menutup tokonya," ucap Sopian.(*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved