Breaking News:

BERANTAS PUNGLI, Ridwan Kamil Sebut Polisi Akan Diterjunkan ke Tempat Pemakaman Covid-19  

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Polda Jabar sudah menyepakati untuk menerjunkan polisi ke tempat pemakaman khusus pasien Covid-19

Editor: dedy herdiana
Tribunjabar.id/Mega Nugraha
ILUSTRASI: Warga berziarah ke pemakaman khusus jenazah Covid-19 di TPU Cikadut, Kota Bandung pada hari Lebaran, Kamis (13/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan Polda Jabar sudah menyepakati untuk menerjunkan polisi ke tempat pemakaman khusus pasien Covid-19 untuk memastikan pemakaman berjalan tanpa pungutan liar dan gangguan lainnya.

Gubernur mengatakan pihaknya sudah mengarahkan pemerintah kabupaten dan kota yang secara teknis menangani pemakaman jenazah pasien Covid-19. 

Jangan sampai, katanya, muncul lagi berita viral mengenai pungutan liar di pemakaman, seperti yang sempat terjadi di TPU Cikadut di Kota Bandung.

Baca juga: Duit Pungli Rp 2,8 Juta oleh Oknum Petugas Pemakaman di TPU Cikadut Dikembalikan ke Keluarga Jenazah

Baca juga: Kisah Pembuat Peti Jenazah Pasien Covid-19, Membuat Pesanan Antara Senang dan Sedih

Sudah ditegaskan, katanya, bahwa mulai dari biaya ambulans, pengangkutan peti, dan pemakaman, dinyatakan gratis.

"Nah, kemudian Kapolda sudah menyepajati di Cikadut itu akan ada polisi berseragam yang bertugas untuk memastikan, sehingga nanti kalau ada kejadian pungli itu dengan cepat di lokasi ada polisi yang bisa dijadikan sebagai tempat mengadu," katanya.

Baca juga: Kronologi Dugaan Pungli Pemakaman Pasien Covid-19 di TPU Cikadut Bandung, Diminta Rp 2,8 Juta

Baca juga: Laki-laki Lebih Rentan Alami Disfungsi Ereksi Jika Terpapar Covid-19, Itu Kata dr Andi Khomeini

Arahannya kepada Kapolda Jabar ini, katanya, sedang ditindaklanjuti dan tinggal dimonitor. 

"Dan apa yang terjadi di Cikadut juga saya arahkan ke bupati dan walikota agar tak terjadi di tempat lain. Pastikan ada ekstra perhatian karena selama PPKM Darurat jumlah yang dimakamkan kan memang meningkat," katanya.

Gubernur mengatakan ia beberapa kali sudah memberi uang juga kepada petugas pemakaman, dari kantong pribadi, salah satunya untuk menyemangati mereka.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved