Breaking News:

Rusia Anjurkan Warganya Tak Berhubungan Badan Setelah Vaksinasi Covid-19, Ternyata Ini Alasannya

Warga yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 'menahan diri' untuk tidak melakukan hubungan badan setelah disuntik.

Editor: Mutiara Suci Erlanti
shutterstocks
ilustrasi vaksin corona 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNCIREBON.COM, MOSKWA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Rusia merekomendasikan agar warga yang telah menjalani vaksinasi Covid-19 'menahan diri' untuk tidak melakukan hubungan badan setelah disuntik.

Menurut kementerian tersebut, aktivitas tersebut terlalu berat dan bisa menyebabkan kelelahan.

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (11/7/2021), Wakil Menteri Kesehatan Kota Saratov, Denis Grayfer menjelaskan pada Kamis lalu bahwa berhubungan intim adalah 'aktivitas yang sangat menghabiskan energi'.

Dan itu tidak sebanding dengan risiko peningkatan stres setelah divaksinasi.

Namun Grayfer tidak menyebut berapa lama aktivitas tersebut harus dihindari.

Kemenkes Rusia Imbau Warganya Tunda Hubungan Intim Usai Vaksinasi, Diduga Picu Kelelahan. (Shutterstock)
Sementara Kepala lembaga yang menciptakan vaksin Sputnik V, Alexander Gintsburg sebelumnya menjelaskan bahwa aktivitas fisik setelah vaksinasi tidak dilarang.

Kecuali jika seseorang melakukan aktivitas yang dapat membuat dirinya mengalami kelelahan.

Jika kelelahan pasca vaksinasi terjadi, maka tidak ada lagi cukup glukosa yang diperlukan untuk pembelahan sel.

Seiring dengan potensi aktivitas fisik yang berat, rekomendasi resmi di Rusia juga menyatakan bahwa mereka yang telah divaksinasi harus menahan diri dari mandi sauna dan konsumsi alkohol selama tiga hari.

Berita tentang vaksinasi Covid-19

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved