Breaking News:

Kolesterol

Obat Penurun Kadar Kolesterol Ternyata Bisa Kurangi Risiko Serangan Jantung, Ini Hasl Studinya

Ini adalah pertama kalinya obat penurun kolestrol diklaim dapat mengurangi tingkat kematian sejak diperkenalkannya obat statin

Editor: Machmud Mubarok
Dok. Istimewa
Ilustrasi kolesterol: Daftar makanan yang harus dihindari oleh penderita kolesterol agar tak membahayakan kesehatan. 

TRIBUNCIREBON.COM - Obat penurun kolesterol yang baru, yang digunakan bersamaan dengan obat statin yang telah ada, dapat sedikit menurunkan risiko serangan jantung dan kematian akibat serangan jantung.

Menurut sebuah studi, para penyintas serangan jantung skala besar yang dapat mendorong perusahaan asuransi untuk menanggung biaya perawatan yang mahal lebih sering lagi.

Hasil studi terhadap obat ini, Praluent, diumumkan di sebuah konferensi American College of Cardiology di Floriida. Ini adalah pertama kalinya obat penurun kolestrol diklaim dapat mengurangi tingkat kematian sejak diperkenalkannya obat statin seperti Lipitor dan Crestor puluhan tahun yang lalu.

“Ini adalah pencapaian tertinggi; ini yang penting bagi para pasien,” ujar penulis utama studi ini, Dr. Philippe Gabriel Steg dari Hospital Bichat di Paris sebagaimana disiarkan VOA dan dikutip laman p2ptm.kemenkes.go.id.

Namun manfaatnya sedikit – 167 orang harus mengonsumsi Praluent selama hampir tiga tahun untuk mencegah satu kematian.

Baca juga: 9 Bahan Alami Ini Ternyata Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol Mulai Minyak Ikan Hingga Teh Jati Cina

Baca juga: Tanda-tanda Kolesterol Naik Mulai Kesemutan di Tungkai Hingga Jantung Berdebar, Segera ke Dokter

“Biayanya tinggi” yang masih dapat membuat orang enggan mengkonsumsinya, ujar seorang pakar independen, Dr. Amit Khera, seorang kardiologis preventif dari UT Southwestern Medical Center di Dallas dan seorang jurubicara untuk the American Heart Association.

Produsen obat ini, Sanofi dan Regeneron Pharmaceuticals, menjadi sponsor studi ini dan menyatakan mereka akan bekerja sama dengan perusahaan asuransi terkait harga pembelian obat untuk mereka yang paling membutuhkannya.

Tentang studi ini

Fokus para dokter adalah untuk menurunkan LDL, atau kolesterol jahat, untuk mencegah masalah dengan jantung. Statins adalah obat utama untuk ini, namun ada orang yang tidak tahan dengan obat ini atau mendapatkan cukup manfaat dari obat ini.

Praluent dan obat serupa, Repatha buatan Amgen, bekerja dengan cara yang berbeda dan mampu menurunkan kolesterol dalam jumlah yang lebih besar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved