Breaking News:

PPKM Darurat Majalengka

Tak Boleh Ada Kerumunan Warga, Pemotongan Hewan Kurban Dilakukan di RPH dan Dibagiakan Petugas

untuk menghindari kerumunan penyembelihan hewan kurban di wilayah dan di luar wilayah PPKM Darurat dianjurkan dilakukan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijah.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
TribunJabar.id/Fauzi Noviandi
Ilustrasi: Hewan kurban di Kota Sukabumi mulai marak dijual. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka mengumumkan petunjuk teknis (juknis) penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Iduladha 1442 di tengah pandemi Covid-19.

Hal itu sesuai dengan Surat Edaran (SE) Menteri Agama mengenai juknis penyembelihan hewan kurban di wilayah PPKM Darurat dan di luar kebijakan tersebut.

“Saat ini ada petunjuk teknis penyembelihan hewan kurban di masa wabah Covid-19. Ini berlaku secara nasional termasuk di Majalengka,” ujar Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka, Moh Mulyadi, Kamis (8/7/2021).

Menurutnya, SE itu juga mengatur pelaksanaan dari mulai malam takbiran hingga penyembelihan hewan kurban, termasuk terkait peniadaan sementara peribadatan di rumah ibadah pada wilayah yang masuk PPKM Darurat.

Ia mengungkapkan, untuk menghindari kerumunan warga, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di wilayah dan di luar wilayah PPKM Darurat dianjurkan dilakukan pada 11, 12, dan 13 Dzulhijah.

Kemudian di saat penyembelihan hewan kurban, melarang kehadiran pihak-pihak selain petugas.

“Pemotongan hewan kurban harus dilakukan di Rumah Pemotongan Hewan Ruminasia (RPH-R),” ucapnya.

Kemudian, sambung dia, dalam pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh petugas.

Dengan mendatangi tempat tinggal warga yang berhak menerima daging kurban.

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved