Breaking News:

PPKM Darurat Majalengka

Banyak Pelanggar PPKM Darurat, Petugas Gabungan di Majalengka Dapat Puluhan Juta

Hasilnya, petugas memberlakukan denda dan menerima uang puluhan juta dari hasil penindakan pelanggar PPKM Darurat tersebut.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Petugas gabungan sidak ke pusat perbelanjaan di Majalengka yang mana masih mendapatkan pelanggaran protokol kesehatan. Para pelaku usaha langsung disidangkan dan didenda hingga Rp 10 juta 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Petugas gabungan dari TNI-Polri dan Satpol PP melakukan penindakan pada masa PPKM Mikro Darurat hari ke-4 di Kabupaten Majalengka, Selasa (6/7/2021).

Hasilnya, petugas memberlakukan denda dan menerima uang puluhan juta dari hasil penindakan pelanggar PPKM Darurat tersebut.

Sejumlah rumah makan di Kecamatan Cigasong dan beberapa pusat perbelanjaan menjadi sasaran empuk petugas karena melanggar kebijakan PPKM Darurat.

Di beberapa rumah makan di Kecamatan Cigasong, petugas masih menemukan rumah makan yang tidak menerapkan take away dan masih melayani pembeli makan di tempat.

Petugas gabungan sidak ke pusat perbelanjaan di Majalengka yang mana masih mendapatkan pelanggaran protokol kesehatan. Para pelaku usaha langsung disidangkan dan didenda hingga Rp 10 juta
Petugas gabungan sidak ke pusat perbelanjaan di Majalengka yang mana masih mendapatkan pelanggaran protokol kesehatan. Para pelaku usaha langsung disidangkan dan didenda hingga Rp 10 juta (Tribuncirebon.com/Eki Yulianto)

Selain itu, petugas juga melakukan sidak ke beberapa pusat perbelanjaan.

Tiga pusat perbelanjaan di Kabupaten Majalengka, yakni Toko pakaian UD Putra TS, Yogya dan Griya Mart kedapatan melanggar protokol kesehatan.

"Kita menjalankan peraturan Bupati Majalengka Nomor 74 Tahun 2020 tentang pengenaan sanksi administratif terkait PPKM Darurat di Kabupaten Majalengka, ada sanksi administratif dan denda," ujar Kabid Penegak Perda Satpol PP Kabupaten Majalengka, Adis Irman, Selasa (6/7/2021).

Selain mendapatkan sejumlah rumah makan dan pusat perbelanjaan yang melanggar prokes, pihaknya juga menindak pekerja proyek.

"Sasarannya pusat perbelanjaan yang melanggar prokes dan rumah makan yang masih melayani makan ditempat kita tindak langsung. Ada juga tadi pekerja proyek yang ditindak," ucapnya.

Baca juga: Tukang Bubur Kaki Lima Didenda Rp 5 Juta karena Melanggar PPKM Darurat di Kota Tasikmalaya

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved