Breaking News:

Tak Main-main Jika Masyarakat Tak Patuh Aturan PPKM Darurat, Akses Keluar Masuk Lembang Akan Ditutup

Anggota Polsek Lembang akan lebih memperketat penyekatan hingga menutup akses keluar masuk jika masyarakat tidak mematuhi aturan PPKM Darurat

Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribun Jabar
Anggota Polsek Lembang akan lebih memperketat penyekatan hingga menutup akses keluar masuk jika masyarakat tidak mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Anggota Polsek Lembang akan lebih memperketat penyekatan hingga menutup akses keluar masuk jika masyarakat tidak mematuhi aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat.

Atas hal itu, pihaknya meminta masyarakat mematuhi aturan yang sudah ditentukan dalam penerapan PPKM Darurat tersebut.

Kapolsek Lembang, Kompol Sarche Christyati Leo Dima mengatakan, untuk sementara ini penyekatan jalur masuk ke wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) hanya dilakukan di Grafika Cikole.

Baca juga: CATAT Ini Nomor-nomor yang Bisa Dihubungi Ketika Warga Kota Bandung Dinyatakan Positif Covid-19

"Apabila perubahan ya alhamdulilah. Tetapi bila tidak ada perubahan, kemudian mobilitas masyarakat tinggi maka kami bersama Forkompinda akan melakukan penyekatan tahap kedua," ujar saat ditemui di Lembang, Senin (5/7/2021).

Penyekatan tahap kedua ini, kata Sarche, akan dilakukan di Jalan Grand Hotel Lembang agar kendaraan dari arah Kota Bandung dan Beatrix tidak bisa melintasi ruas jalan alun-alun Lembang.

Tetapi kendaraan tersebut, kata dia, nantinya akan diarahkan menuju Jalan Grand Hotel.

Baca juga: Coba Deh Konsumsi Beberapa Lembar Daun Dewa Setiap Jam Makan, Kolesterol Jahat Dalam Tubuh Berkurang

"Sehingga jalur yang digunakan adalah Jalan Panorama dan Grand Hotel yang tadinya satu lajur akan dibuat menjadi dua lajur," kata Sarche.

Untuk itu, pihaknya berharap masyarakat patuh dan taat pada peraturan PPKM Darurat yang berlaku hingga sejak 3 hingga 20 Juli 2021 ini, serta masyarakat harus bisa menahan diri di rumah demi menekan penyebaran Covid-19 yang kian masif.

"Bila patuh dan taat peraturan PPKM, alhamdulillah. Bila tidak, rencana ini kita mantapkan dengan perkuatan personil maupun sarana prasarana pendukung lainnya," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved