Breaking News:

Cegah Harga Obat Naik Gila-gilaan, Polisi Sidak Apotek di Indramayu, Ini Sanksi yang akan Diberikan

Sidak ini guna mencegah terjadinya kenaikan harga gila-gilaan di tengah lonjakan pandemi kasus Covid-19 di Indonesia.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mumu Mujahidin
Istimewa
Polisi saat melakukan sidak ke sejumlah apotek di wilayah Kabupaten Indramayu, Minggu (4/7/2021). Foto istimewa/Humas Polres Indramayu 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Sejumlah apotek di wilayah Kabupaten Indramayu disidak polisi.

Sidak ini guna mencegah terjadinya kenaikan harga gila-gilaan di tengah lonjakan pandemi kasus Covid-19 di Indonesia.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang melalui Kasat Reskrim AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, pihaknya tidak akan segan memberi sanksi tegas bilamana ada apotek yang memainkan harga obat-obatan.

"Polres indramayu siap menindak apotek yang menjual obat di atas harga Harga Eceran Tertinggi (HET)," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Minggu (4/7/2021).

AKP Luthfi Olot Gigantara mengatakan, sejauh ini belum ditemui adanya apotek yang membandel di Kabupaten Indramayu.

Meski demikian, polisi tetap mewanti-wanti agar tidak ada yang menjual obat-obatan di atas harga HET.

Bilamana ditemukan, disampaikan AKP Luthfi Olot Gigantara, apotek yang bersangkutan akan disangkakan UU Nomor 8 Tahun 1999 Pasal 62 jo pasal 10 (a) tentang Perlindungan Konsumen.

Yakni dengan pidana penjara paling lama 2-5 tahun tahun atau pidana denda paling banyak Rp 500 juta-Rp 2 miliar.

"Hasil sidak sementara ini masih aman," ujar dia.

Kementerian Kesehatan diketahui juga telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor HK.1.7/Menkes/4826/2021 yang mengatur 11 HET obat dalam masa pandemi. 

Baca juga: Mall Wajib Tutup Saat PPKM Darurat Jabar, tapi Apotek Boleh Kok Buka 24 Jam, Tetap Taati Prokes!

Aturan berlaku untuk seluruh apotek di Indonesia.

Berikut rinciannya:
1. Favipiravir 200 mg tablet Rp 22.500
2. Remdesivir 100 mg injeksi Rp 510.000
3. Oseltamivir 75 mg kapsul Rp 26.500
4. Intravenous immunoglobulin 5 persen 50 ml infus Rp 3.262.300
5. Intravenous immunoglobulin 10 persen 25 ml infus Rp 3.965.000
6. Intravenous immunoglobulin 10 persen 50 ml infus Rp 6.174.900
7. Ivermectin 12 mg tablet Rp 7.500
8. Tocilizumab 400 mg/20 ml infus Rp 5.710.600
9. Tocilizumab 80 mg/4 ml infus Rp 1.162.200
10. Azithromycin 500 mg tablet Rp 1.700
11. Azithromycin 500 mg infus Rp 95.400

Baca juga: Tabung Oksigen Isi Ulang di Sejumlah Apotek di Kota Bandung Alami Kelangkaan: Harus Waiting List

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved