TERUNGKAP, Soal Tewasnya Pasangan Pengantin Baru, Yang Semula Terdengar Rintihan Dalam Kamar
Kini mulai terungkap soal tewasnya pasangan pengantin baru di kamarnya dengan kondisi ranjang pengantin penuh darah yang menghebohkan warga.
Adapun Ab, kata Kasat Reskrim Polres Bireun, Ab diduga membunuh Kartini.
Baca juga: Kamar Pengantin Baru Didobrak Saat Terdengar Rintihan Keras, Ternyata Ranjang Pengantin Penuh Darah
Hal itu terlihat dari kondisi kaku mayat korban Kartini yang diduga sudah meninggal sekitar pukul 04.00 WIB atau satu jam sebelum diketahui.
Sedangkan suami baru saja meninggal dunia saat warga datang dan ditemukan satu buah silet SDI di tangan kanan pelaku.
Terkait motif, diduga masalah internal keluarga.
"Disampaikan bahwa kejadian ini, istri dibunuh suaminya gunakan silet lipat yang ditemukan di dalam kamar saat Subuh. Setelah istri meninggal, suami silet lehernya sendiri dan urat nadi sehingga meninggal bersama di dalam kamar," katanya.
Tak Ada Masalah
Menurut pengakuan Hasan, putrinya yang baru dua minggu pesta kawin di rumahnya atau dalam bahasa Aceh disebut preh linto baro, akur-akur saja, tak ada masalah dengan suaminya.
Oleh karena itu, Hasan sama sekali belum bisa menduga-duga motif atau penyebab anaknya dan menantunya meninggal tragis diduga akibat pembunuhan.
M Hasan didampingi keluarga lainnya mengaku proses perkawinan mereka mulai dari peminangan hingga pesta perkawinan sesuai adat masyarakat Aceh lancar-lancar saja.
Bahkan saat pesta itu M Hasan memotong satu lembu.
Sedangkan mengantar pengantin atau intat dara baro ke Meureudu tepatnya ke Desa Meuraksa belum dilaksanakan.
Rencananya pesta di rumah Abdul Karim atau dalam Bahasa Aceh disebut Tueng Dara Baro ini akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Namun sebelum acara resepsi pernikahan di Meureudu, keduanya sudah meninggal dunia dalam kamar rumah orang tuanya dengan luka gorok di leher.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-pembunuhan.jpg)