Breaking News:

PPKM Darurat di Jabar

Bansos Ada Lagi, Disalurkan Saat PPKM Darurat, Warga Isoman Disuplai Obat Langsung ke Rumah

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil: "Bantuan akan dikelola langsung oleh Kementerian Sosial. Data-datanya sudah kami kirimkan..."

Editor: dedy herdiana
TribunCirebon.com
Beredar kabar bahwa Indonesia segera memberlakukan pembatasan yang lebih ketat atau PPKM Darurat dalam beberapa hari ke depan. 

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Bantuan sosial akan kembali diberikan menyusul pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat atau PPKM Darurat di semua kabupaten dan kota di Jawa Barat secara serentak mulai 3 Juli hinga 20 Juli 2021.

Bantuan diberikan kepada masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah-bawah yang mengalami kedaruratan ekonomi akibat penerapan kebijakan PPKM darurat.

Bantuannya akan diberikan dalam bentuk tunai dan non tunai. "Bantuan akan dikelola langsung oleh Kementerian Sosial. Data-datanya sudah kami kirimkan," ujar Gubernur Jawa Barat dalam konferensi pers digital, Kamis (1/7/2021).

Tak hanya bantuan yang dikelola langsung oleh Kementerian Sosial, kata Emil, Pemprov Jabar juga secepatnya akan menyalurkan bantuan obat-obatan dan suplemen untuk warga Jabar yang tengah menjalani masa isolasi mandiri di rumah.

Baca juga: Ada 14 Aturan PPKM Darurat, Sektor Non Esensial Wajib WFH 100 Persen, Apa Itu Sektor Non Esensial?

Baca juga: Jaga Kesehatan Anda di Tengah Pandemi Covid-19, Meski Enak, Tolong Hindari Dulu 8 Makanan Ini ya!

Selama ini, kata Emil, banyak warga yang tengah menjalani isolasi mandiri di rumah kebingungan untuk memulihkan dirinya dan kesulitan mendapat biaya untuk membeli obat yang mungkin langka dan sebagainya. Ini tidak boleh terjadi lagi.

"Kami sudah melakukan refocusing anggaran karena kami lihat juga yang isolasi mandiri-isolasi mandiri ini butuh dukungan dari kita, tidak hanya pasien Covid-19 yang ada di rumah-rumah sakit," ujarnya.

Warga yang sedang sedang isolasi mandiri dan membutuhkan obat-obatan atau suplemen, kata Emil, bisa melaporkan kondisinya melalui aplikasi Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat atau Pikobar.

"Sistem pelaporan mereka yang akan kita buka di Pikobar. Setelah itu kita akan mengirimkan bantuan obat gratis dan suplemen gratis," ujarnya.

Untuk membiayai pembelian obat-obatan dan suplemen bagi masyarakat yang tengah isolasi mandiri ini, Emil mengatakan telah menghentikan 11 proyek pembangunan strategis yang nilainya mencapai Rp 144,9 miliar.

"Mudah-mudahan membantu penanganan yang sedang kita laksanakan di Jawa Barat," katanya.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan keterangan pers via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/6/2021). 
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat memberikan keterangan pers via konferensi video dari Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (30/6/2021).  (Biro Adpim Jabar)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved