Breaking News:

Puluhan Warga Binaan Kuningan Kena Covid

Puluhan Warga Binaan Positif Covid-19, Lapas Kelas IIA Kuningan Sediakan Blok Khusus untuk Karantina

Sebanyak 65 warga binaan terkonfirmasi positif Covid-19 langsung mendapat penanganan serius dari Lapas Kelas II A Kuningan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Kontributor Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Kalapas II A Kuningan, Gumilar Budirahayu 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM,KUNINGAN - Sebanyak 65 warga binaan terkonfirmasi positif Covid-19 langsung mendapat penanganan serius dari Lapas Kelas II A Kuningan.

Lapas Kelas II A Kuningan melakukan tindakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19 di lingkungan Lapas tersebut.

"Langkah kami lakukan yaitu sesuai dengan prosedur protokol kesehatan, dimana untuk warga binaan yang terkonfirmasi positif Covid-19, itu ditempatkan berbeda dengan warga binaan lainnya," kata Kepala Lapas Kuningan Gumilar Budirahayu kepada Tribuncirebon.com, Kamis (1/7/2021).

Baca juga: Aturan PPKM Darurat untuk Toko Kelontong & Pasar Tradisional, Suka Tak Suka Operasional Dibatasi

Selain, membuat blok khusus sebagai tempat karantina bagi warga binaan terkonfirmasi positif Covid-19, pembatasan jam pun dilakukan dalam menghindari kegiatan yang menimbulkan kerumunan.

"Jadi selain kami buatkan tempat untuk warga binaan terkonfirmasi positif Covid-19 dalam melakukan isolasi mandiri. Kepada warga binaan lainnya, kami atur jam dalam kegiatan dan setiap harinya kami berikan mereka vitamin saat pagi dan sore," ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Lapas Kelas II A Kuningan Gumilar Budirahayu menjelaskan kronologi 65 warga binaan terpapar Covid-19.

Gumilar Budirahayu menjelaskan, awalnya ada seorang warga binaan yang melapor ke petugas karena mengalami sakit demam.

Setelah dilakukan swab test antigen terhadap tujuh orang, lima orang di antaranya positif Covid-19.

Baca juga: Ratusan ASN di Bandung Barat Terpapar Covid-19, Pemda KBB Terapkan WFH 75 Persen

"Pada 18 Juni 2021 ada warga binaan yang melapor demam, kemudian melakukan swab antigen. Dari tujuh yang diperiksa 5 positif. Kemudian saya kordinasi dengan Satgas Covid-19 Kuningan, baru pada hari Senin 21 Juni dilakukan tracing," ungkap Gumilar Budirahayu kepada wartawan, Kamis (1/7/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved