Breaking News:

Kasus Covid-19 di Kuningan Mengganas, Ketua DPRD: Kantor BKPSDM dan Hotel Akan Jadi Tempat Isolasi

hasil rapat dengan pimpinan daerah yang melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kuningan (Forkompimda) sepakat menambah jumlah ruang dan bed

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy saat menyampaikan soal upaya Forkopimda Kuningan menangani penyebaran Covid-19 di di ruang kerjanya, Senin (28/6/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Lonjakan  kasus Covid-19 di daerah Kabupaten Kuningan makin mengganas dan meluas. Pemerintah daerah pun menangani secara maksimal.

"Untuk penanganan kasus Covid19 sebenarnya sangat maksimal. Namun belakangan terjadi lonjakan signifikan, akhirnya menjadikan penanganan lebih prioritas," kata Ketua DPRD Kuningan Nuzul Rachdy saat FBL Tribun Jabar.id di ruang kerjanya DPRD Kuningan, Jalan RE Martadinata - Kuningan, Senin (28/6/2021).

Menurut Nuzul, hasil rapat dengan pimpinan daerah yang melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kuningan (Forkompimda) sepakat melakukan penambahan jumlah ruang dan bed untuk pasien isolasi mandiri.

"Kita sepakat akan menambah jumlah tempat isolasi mandiri bagi pasien Covid19. Alasan ini, jika terjadi luapan pasien untuk isolasi di rumah sakit pemerintah dan swasta  Kuningan sudah tidak memungkinkan alias penuh," katanya.

Baca juga: Duh, Cianjur Masuk Fase Puncak, Hari Ini 530 Warga Positif Covid-19, 3 Rumah Sakit Penuh Banget

Baca juga: Antisipasi Melonjaknya Pasien Corona Klaster Gedung DPRD Kuningan, Damkar Semprotkan Disinfektan

Baca juga: 39 Lokasi Vaksinasi Massal di Kuningan, di Antaranya di Pabrik Bulu Mata, Cukup Bawa Fotokopi KTP

Mengenai tempat untuk isolasi mandiri, kata Zul sapaan akrab Ketua DPRD Kuningan itu, ada bangunan di lingkungan kantor BKPSDM di Cikaso telah ditunjuk sebagai tempat alternatif dalam melangsungkan isolasi mandiri.

"Ya, untuk di sekitar Kantor BKPSDM, kami sepakat akan menjadi tempat isolasi dengan kuota bed 70 sampai 100 bed," katanya.

Langkah lain saat mengalami lonjakan kasus Covid19, Zul mengaku akan menjadikan sejumlah hotel sebagai tempat isolasi bagi pasien Covid19. "Ya, sejumlah hotel juga tidak lepas dari sasaran tempat isolasi dalam penanganan Covid19," katanya.

Masih kata Zul, bahwa kasus Covid19 ini merupakan tanggungjawab bersama dalam melakukan pencegahan dan selalu taat terhadap kebijakan protokol kesehatan.

"Kami sangat berterima kasih kepada TNI-Polri dan sejumlah tim medis lainnya. Terutama dalam penanganan Covid-19 tentu harus dilakukan secara bersamaan dengan lapisan masyarakat," ujar Zul yang juga Sekretaris DPC PDIP Kuningan.

Disamping itu, kata Zul dalam penanganan pasien Covid-19 di tingkat masyarakat, pihaknya ami berharap agar pemerintah desa bisa membentuk penanganan Covid-19, baik dalam isolasi mandiri itu berbasis desa. (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved