Breaking News:

2 Warga Meninggal 14 Orang Lainnya Positif Covid-19, Dua Dusun di Desa Ciawilor Kuningan Lockdown

Menurutnya, kasus Covid-19 yang menimpa warga sudah mendapat penanganan, sehingga dari sebanyak 4 gang dan dua dusun harus ditutup alias lockdown.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Ahmad Ripai
Sebanyak 2 dari 14 meninggal akibat terjangkit Positif Covid19 di Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan Jawa Barat. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Sebanyak 2 dari 14 warga meninggal akibat terjangkit terpapar Covid-19 di Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang, Kuningan Jawa Barat.

Pemerintah desa setempat langsung turun tangan.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Desa Ciawilor, Sukron saat memberi keterangan dalam FBL Tribun Jabar.id di kantor desa setempat, Rabu. (23/6/2021).

Menurutnya, kasus Covid-19 yang menimpa warga sudah mendapat penanganan, sehingga dari sebanyak 4 gang dan dua dusun harus ditutup alias lockdown.

"Awalnya ada warga kami yang positif Covid-19 dari 14 orang itu ada yang meninggal dua orang, dari kejadian itu warga didukung pemerintah desa langsung melakukan penutupan akses rumah warga terpapar tadi," ungkap Sukron lagi.

Kejadian warga positif Covid-19 kata Sukron menjelaskan bahwa ini akibat lalainya kesadaran warga terhadap protokol kesehatan.

Selain itu, ini terjadi setelah beberapa hari dari Lebaran Idul Fitri kemarin.

"Jadi desa kami ini gemuk warga, ada sekitar 6 ribu jiwa. Kaitan dengan warga positif itu akibat tidak taat prokes dan ramainya aktivitas warga setelah lebaran kemarin," katanya.

Memasuki masa isolasi mandiri, Sukron mengaku sangat berterima kasih kepada warga atas inisiatif untuk me-lockdown sebanyak empat gang tersebut.

"Kami sangat apreasiasi kepada warga, apalagi dengan lockdown tersebut. Sehingga dalam masa isoman, kami fokus berikan bantuan logistik untuk perharinya," katanya.

Selain penyebab dari bebas warga beraktivitas serta tidak patuh prokes, kata Sukron menyebut bahwa anggapan orang terkena Covid-19 itu memiliki nilai aib.

"Iya, cerita lain ada warga positif Covid-19 tapi gak lapor. Terus pas sakit parah baru mau terbuka seperti sekarang terjadi lockdown," katanya. (*)

Baca juga: Anggota DPRD Karawang Meninggal karena Corona Hari Ini, 6 Anggota Lainnya Positif Covid-19

Baca juga: 45 ASN dari 9 OPD di Purwakarta Positif Covid-19 Bupati Sebut Terpapar Pasca Lebaran 2021

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved