Sudah Bikin Nakes Geram, Pria yang Tantang Pegang Mayat Pasien Covid-19 Malah Dibebaskan Karena Ini
Sudah terlanjur bikin tenaga kesehatan marah, pria pembuat konten video tak percaya Covid-19 justru dibebaskan polisi.
Namun, setelah dimintai keterangan, AS justru dibebaskan polisi.
Hal itu dikatakan Kapolres Kuningan AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, melalui Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Raditya Atmaja.
"Pria pembuat konten video tak percaya Covid-19 sudah kami bebaskan dan yang bersangkutan ini sudah minta maaf atas tindakan yang meresahkan tersebut," ungkap Kasat Rekrim Polres Kuningan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/6/2021).
Danu mengungkapkan, dalam keterangannya, pria itu menyebut tidak ada maksud dan tujuan apa pun.
Kemudian dasar pembuatan itu kebutuhan pribadi dalam menaikkan pengunjung di aplikasi media sosialnya.
"Alasan pemuda itu buat video, untuk kebutuhan channel dengan harapan ingin cepat dan banyak ditonton, sehingga menghasilkan keuntungan melalui pembayaran aplikasi google adsense," katanya.
Danu juga memberikan imbauan untuk kenyamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
"Kami minta kepada penggiat sosial media untuk lebih santun dan positif dalam memberikan informasi melalui channel YouTube atau lainnya," ujar Danu lagi.
Meski sudah dilakukan pembebasan terhadap pria pembuat konten video tersebut, Danu mengaku akan selalu melakukan pengawasan terhadap masyarakat.
"Pengawasan kami tetap lakukan dan penerapan prokes tetap dilaksanakan juga," katanya.