14 Orang Karyawan Pabrik Positif Covid
Anggota Keluarga Karyawan Pabrik Garmen di Majalengka Ditracing, 2 Orang Ditemukan Reaktif Covid-19
Buntut adanya ratusan karyawan pabrik garmen di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka dinyatakan reaktif hasil tes rapid antigen, Satgas Covid-19
Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Buntut adanya ratusan karyawan pabrik garmen di Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka dinyatakan reaktif hasil dari tes rapid antigen, Satgas Covid-19 kecamatan melakukan tracing kepada anggota keluarganya.
Hasilnya, dari 14 orang yang menjalani tes rapid antigen, ditemukan 2 orang reaktif Covid-19.
Kepala Puskesmas Loji Majalengka, Zaenal Arifin mengatakan, pihaknya sengaja melakukan tracing kepada anggota keluarga karyawan pabrik garmen PT HGA Jatiwangi.
Baca juga: Langkah Satgas Covid-19 Majalengka Tangani Ratusan Karyawan Pabrik Garmen yang Reaktif
Hal itu untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di wilayah tempat tinggal karyawan tersebut.
"Ya, ada 2 yang ditemukan reaktif dari 14 orang. Kita akan terus melakukan tracing," ujar Zaenal kepada Tribun, Sabtu (19/6/2021).
Namun, Saelan menyampaikan, pihaknya belum berhenti sampai di sini.
Sampai sore hari nanti, masih ada target anggota keluarga karyawan reaktif yang akan menjalani tes rapid antigen.
"Berhubung lokasi pabrik berada di Jatiwangi, otomatis banyak warga sini. Oleh karena itu, kami masih akan tracing ke anggota keluarga lainnya," ucapnya.
Sementara, untuk karyawan yang berada di luar Kecamatan Jatiwangi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak puskesmas bersangkutan.
Baca juga: Hasil Tracing di Pabrik Garmen Majalengka, 127 Karyawan Reaktif Setelah Menjalani Rapid Tes
Baca juga: Kronologi Ditemukannya Belasan Karyawan Pabrik di Sumberjaya Majalengka Positif Covid-19
Baca juga: 14 Karyawan Pabrik di Sumberjaya Positif Covid-19, Asal dari Beberapa Kecamatan, Juga dari Cirebon
Setidaknya, ikut melakukan tracing kepada anggota keluarga maupun memantau perkembangan kesehatan karyawan tersebut.
"Yang saya terima, hasil kesepakatan pihak perusahaan dan Satgas Covid-19 kabupaten sampai Senin sudah mulai beroperasi kembali. Nanti coba kita komunikasikan lagi," jelas dia.
Seperti diketahui, sebanyak 127 dinyatakan reaktif dari 1.900 karyawan di pabrik yang berada di Jalan Raya Jatiwangi-Cigasong tersebut.
Kasus itu berawal ketika salah satu karyawan mengalami kehilangan Indra penciuman.
Menyikapi hal itu, pihak pabrik langsung mentracing dan akhirnya menemukan 127 karyawan reaktif rapid tes.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/tracing-anggota-keluarga-karyawan-pabrik-majalengka.jpg)