Breaking News:

14 Orang Karyawan Pabrik Positif Covid

Hasil Tracing di Pabrik Garmen Majalengka, 127 Karyawan Reaktif Setelah Menjalani Rapid Tes

Sebanyak 127 dinyatakan reaktif dari 1.900 karyawan di pabrik yang berada di Jalan Raua Jatiwangi-Cigasong tersebut

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Fauzie Pradita Abbas
Institut Kesehatan Nasional / AFP
Gambar ini diperoleh 12 Maret 2020, milik National Institutes of Health (NIH) / NIAD-RML menunjukkan gambar mikroskop elektron transmisi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID-19, diisolasi dari seorang pasien di AS, karena partikel virus (benda bulat emas) muncul dari permukaan sel yang dikultur di lab, paku di tepi luar partikel virus memberi coronavirus nama mereka, seperti mahkota. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON, MAJALENGKA - Pelaksanaan rapid tes antigen di sebuah pabrik garmen di Desa Sukaraja Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, sudah dilakukan.

Sebanyak 127 dinyatakan reaktif dari 1.900 karyawan di pabrik yang berada di Jalan Raua Jatiwangi-Cigasong tersebut.

"Mereka yang reaktif sudah kita pulangkan kemarin, diantar ke rumah masing-masing dan langsung menjalani isolasi mandiri," ujar HRD PT HGA Jatiwangi Majalengka, Nita saat ditemui di pabrik, Sabtu (19/6/2021).

Nita menceritakan, semula penyebaran Covid-19 di pabrik garmen tersebut diketahui setelah seorang karyawan mengalami gejala mengindikasikan terpapar virus.

Yakni, indra penciuman karyawan tersebut tidak berfungsi.

"Lalu, yang bersangkutan menjalani tes swab antigen dan dinyatakan positif Covid-19," ucapnya.

Mengetahui hal itu, kemudian pihak perusahaan melakukan tracing kepada karyawan yang berkontak erat.

Hasilnya, ditemukan adanya 5 orang yang dinyatakan reaktif.

"Dari 5 orang itu, dinyatakan 2 orang positif hasil PCR berasal dari Bandung dan Jakarta. Lalu langsung dipulangkan ke daerah asalnya," jelas dia.

Untuk mencegah meluasnya penyebaran Covid-19 di wilayah pabrik, pihaknya lalu melakukan tes rapid antigen kepada seluruh karyawan.

Oleh karena itu, ditemukan 127 karyawan yang dinyatakan reaktif hasil rapid antigen.

"Untuk pabrik sendiri sudah berhenti aktivitas dari kemarin. Kami masih menunggu keputusan dari Satgas Covid-19 Majalengka terkait sampai kapan penutupan itu berlangsung. Kami maunya Senin sudah bisa beraktivitas kembali," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved