Jenguk Satu Orang Sakit Rame-rame, Kini Puluhan Warga dari 3 RT di Bandung Barat Positif Covid-19
Kasus warga yang terpapar Covid-19 gara-gara menjenguk seorang warga sakit di Bandung Barat, kini semakin bertambah.
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Kasus warga yang terpapar Covid-19 gara-gara jenguk rame-rame seorang warga sakit di Bandung Barat, kini semakin bertambah.
Disebutkan penambahan warga yang positif Covid-19 itu menjadi di tiga RT yakni RT 02, RT 03, dan RT 04/14, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Mulanya, Kamis (17/6/2021), sebanyak 35 warga RT 04/14 yang terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen yang dilakukan Puskesmas Cikalong Wetan.
Baca juga: Ada Warga Meninggal Mendadak Karena Covid-19, Perum BDI Indramayu Lockdown? Begini Kata Pj Kades
Baca juga: BREAKING NEWS: Relawan Asal Indramayu Ini Lumpuh dan Alami Gangguan Syaraf Usai Divaksin Covid-19
Namun kini, Jumat (18/6/2021), setelah Puskesmas Cikalongwetan melakukan tracing dan testing terhadap kontak erat, ditemukan lagi enam warga yang dinyatakan positif Covid-19.
Sehingga saat ini jumlah keseluruhan warga yang dinyatakan positif Covid-19 bertambah menjadi 41 orang yang tersebar di tiga RT dalam satu RW.
Sebelumnya, Kepala Pelaksana Harian (Plh) Puskesmas Cikalongwetan, dr. Ifah Syarifah, mengatakan, kasus ini berawal ketika sejumlah tetangga dan sanak saudaranya menjenguk orang sakit yakni salah satu warga.
Kemudian mereka mengeluhkan batuk, flu, panas, dan kehilangan penciuman.
"Laporan pertama tanggal 14 Juni, kita rapid mulai tanggal 16 Juni. Karena menengok yang sakit jadi akhirnya saling menular di keluarga masing-masing," ujarnya kepada wartawan saat dikonfirmasi, Kamis (17/6/2021).
Setelah itu, pihaknya langsung mengadakan rapid tes antigen terhadap 105 warga hingga akhirnya sebanyak 35 warga diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.
Baca juga: Pemkot Cirebon Akui Tak Bisa Asal Tarik Rem Darurat Meski Kasus Covid-19 di Kota Cirebon Melonjak
Baca juga: Ada ASN Tertutup Saat Positif Covid-19 Ini Kata Sekda Kuningan Dian Rahmat Yanuar
Awalnya, kata dia, pihak Puskesmas Cikalongwetan mengadakan rapid antigen terhadap 61 orang, dengan hasil sebanyak 31 orang terkonfirmasi positif.
"Kemudian kami tes lagi 44 orang, ditemukan 4 orang positif. Jadi totalnya 35 positif dari 105 orang yang dites," kata Ifah.
Ia mengatakan, untuk saat ini Puskesmas Cikalongwetan bakal terus memantau warga yang menjalani isolasi mandiri dan pihaknya akan segera merujuk atau memindahkan tempat isolasinya jika ada pasien yang perlu penanganan khusus.
Pemantauan tersebut akan intensif dilakukan bersama aparat desa, RT, dan RW selama 14 hari. Setelah itu selesai, warga akan dites rapid kedua untuk mastikan kondisinya membaik atau masih perlu perawatan.
"Kita terus pantau kondisinya, kalau memang harus dirujuk, kita mempersiapkan rujukan sambil di Puskesmas kita siapkan ruang rawat inap Covid-19 untuk kategori hijau atau kuning," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona23.jpg)