Kepala Desa Setianegara Positif Covid
Warga Desa Setianegara Kuningan yang Terpapar Covid-19 Dapat Bantuan Sembako
Pelda Dadang menyebut, upaya pencegahan terhadap paparan Covid-19 terus dikampanyekan kepada lapisan masyarakat desa setempat.
Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Menurutnya, masyarakat Desa Setianegara sangat taat terhadap pencegahan penyebaran Covid19. Seperti penyediaan banyak tempat cuci tangan dan warga taat menggunakan masker.
"Tidak hanya itu, dalam kegiatan kemasyarakatan juga selalau mengedepankan protokol kesehatan. Misalnya, ketika hajatan kita gunakan protokol kesehatan dan selalu jaga jarak," ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa dan Perangkat Desa Setianegara, Kecamatan Cilimus, Kuningan, Jawa Barat, terkonfirmasi positif Covid19. Hal itu kontan membuat penutupan pelayanan yang biasa dilakukan pemerintah desa setempat terhadap lingkungan masyarakat.
Demikian hal itu dikatakan Amir Saefudin sekaligus tokoh masyarakat desa setempat, saat ditemui di kawasan kantor desa setempat, Jum'at (4/6/2021).
Amir menyebut jumlah terkonfirmasi positif Covid19 itu sebetulnya memiliki latar belakang dari kasus orang tanpa gejala. "Ya semua yang terpapar hingga dinyatakan positif Covid19 itu, mereka semua OTG," ungkapnya.
Mengenai putusan positif Covid19, kata Amir mengaku hingga saat ini justru masih penasaran. Pasalnya berkas tes swab tes disertai bentuk fisik.
"Iya, kami sebetulnya masih sangsi dengan keputusan medis. Sebab belum ada bentuk fisik, melainkan hanya memberikan keterangan melalui screenshot excel. Meski demikian kami terima keputusan itu untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap protokol kesehatan," ungkapnya.
Menyinggung soal jumlah 10 orang terkonfirmasi positif Covid19, kata Amir mengaku bahwa itu terjadi sudah dua Minggu lalu dan hingga sekarang sedang melaksanakan isolasi mandiri.
"Untuk sekarang mereka sedang isolasi mandiri di masing - masing rumahnya, dengan standar kesehatan pencegahan Covid19. Artinya mereka benar di pisahkan dari anak istri atau bagi yang perempuan jelas dijauhkan dari suami dan istrinya," ungkapnya. (*)