UPDATE Video Syur Berdurasi 6 Menit Mirip Kades di Asahan, Pak Kades Beri Pernyataan Begini

Berikut update soal berita video syur mirip kepala desa menggauli janda yang merupakan warganya bikin heboh warga di Asahan, Sumatera Utara.

Editor: dedy herdiana
Tangkapan layar video mesum (Twitter)
Ilustrasi: UPDATE Video Syur Berdurasi 6 Menit Mirip Kades di Asahan, Pak Kades Beri Pernyataan Begini 

"Kedua, untuk tudingan beredarnya video-video yang ada di masyarakat itu adalah hoaks atau tidak benar," katanya. 

Sebab menurutnya, video yang dituding tersebut tidak ada beredar dimasyarakat.

Baca juga: HASIL Uji Coba EURO 2020 - Prancis Panen Gol, Inggris Menang Tipis, Jerman dan Belanda Imbang

Video Mesum Pak Kades Lagi Goyang Janda di Asahan, Kepala Desa Sei Halim Hasak: Tunjukkan ke Saya
Video Mesum Pak Kades Lagi Goyang Janda di Asahan, Kepala Desa Sei Halim Hasak: Tunjukkan ke Saya (Alif / Tribun Medan)

Minta Tunjukkan Video Syur -nya

Ia juga meminta kepada wartawan untuk menunjukan foto ataupun video yang di duga mirip dirinya tersebut. 

"Saya rasa, tidak ada beredar video itu di masyarakat, terkhusus di Desa Sei Alim Hasak. Mohon izin kalau bapak-bapak ada videonya boleh tunjukan ke saya," katanya. 

Lanjutnya, hingga saat ini tidak ada masyarakatnya yang melapor untuk menanyakan terkait dengan video-video tersebut. 

"Gak ada sampai saat ini masyarakat menanyakan kepada saya terkait adanya beredar video-video pornografi," ujarnya. 

Sehingga dia mengaku, bahwa terkait adanya video tersebut adalah hoaks dan tidak benar adanya. 

"Bahkan dari aksi demo kemarin itu membuat masyarakat kami resah dan menanyakan itu demo apa di balai desa, kok kami ga dikasih tau masalahnya," katanya.

Baca juga: Terima Laporan Pungli di Pendidikan TNI AD, Jenderal Andika Ultimatum Keras Komandan Pendidikan

Merasa Dirugikan

M Arifin tak menampik, munculnya tuduhan mahasiswa bahwa pemeran video mesum adegan ranjang seorang pria dengan janda, justru membuatnya dirugikan.

"Merugikan saya secara psikis, dan juga merugikan keluarga saya. Dengan adanya hal ini membuat keluarganya gaduh," ujarnya. 

Ditanyakan terkait sengaja merekam, ia mengaku hal itu masih mengambang dan belum mengetahui video tersebut di mana. 

"Di bilang sengaja merekam itu mana videonya, gak ada videonya kalau ada yang megang di sini boleh kasi tunjuk ke saya," ujarnya.

Baca juga: Ditanya Soal Rosmawaty Ginting, Begini Jawaban Kuasa Hukum Hotma Sitompoel

Bapemasdes Minta Warga Melapor

Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapemasdes) Kabupaten Asahan, Azmi mengatakan saat ini belum ada laporan yang masuk ke Bapemasdes.

"Kami belum bisa menindak dikarenakan tidak adanya laporan kepada kami untuk hal ini. Baik secara lisan maupun tulisan," ujar Azmi.

Lanjutnya, pencopotan tidak serta merta dapat dilakukan. Pasalnya, harus ada proses hukum untuk melakukan hal tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved