UPDATE Video Syur Berdurasi 6 Menit Mirip Kades di Asahan, Pak Kades Beri Pernyataan Begini
Berikut update soal berita video syur mirip kepala desa menggauli janda yang merupakan warganya bikin heboh warga di Asahan, Sumatera Utara.
TRIBUNCIREBON.COM - Berikut update soal berita video syur mirip kepala desa menggauli janda yang merupakan warganya bikin heboh warga di Asahan, Sumatera Utara.
Rekaman video syur yang disebut-sebut Pak Kades berhubungan intim dengan janda itu rupanya sudah beredar di Asahan dan membuat warga marah dan berunjuk rasa.
Namun ternyata, sang kepala desa yang dituduh itu memberikan pernyataan bantahan yang bisa disimak di artikel ini.
//

Baca juga: Waduh! Sosok Mirip Kades di Asahan Terekam dalam Video Syur Selama 6 Menit, Warga Geruduk Bupati
Baca juga: Dapat Warisan Sedikit, Menantu Wanita Halangi Proses Pemakaman Ayah Mertua, Marah dan Berkata Kasar
//
Heboh rekaman adegan ranjang kepala desa lagi enak-enak dengan janda ini, pertama kali disampaikan oleh pengunjuk rasa di Kantor Bupati Asahan, Senin (31/5/2021) lalu.
Menurut pengunjuk rasa dari Mahasiswa Suara Rakyat, mereka memiliki bukti video syur mirip kepala desa menggauli janda.
Setelah ditelusuri, video syur kapala desa berhubungan intim dengan jandanya ini dituduhkan pengunjuk rasa Kepala Desa Sei Alim Hasak bernama M Arifin.
"Aksi ini kami menekan kepada Bupati Asahan untuk mencopot Kades Sei Alim Hasak yang diduga telah melakukan tindak pidana pornografi," ujar Chandra dalam orasinya.
Baca juga: DERETAN Foto Mihanika, Bule Rusia yang Tengah Diburu Polisi, Bikin Video Mesum di Bali
Lanjutnya, perbuatan Pak Kades tersebut sangat tidak memiliki moral dan bertentangan dengan visi misi yang di gadangkan oleh Bupati dan wakil Bupati Asahan, Surya-Taufik saat kampanye.
"Belum 100 hari Bupati Asahan menjabat, aksi anmoral ini sudah terjadi," katanya.
Pernyataan Kepala Desa
Atas tuduhan video adegan ranjang Pak Kades dengan janda, Kepala Desa Sei Halim Hasak, Arifin membuat pengakuan.
Menurutnya, pemeran adegan ranjang seorang pria lagi menggauli janda tersebut bukan dirinya.
"Yang pertama, tidak ada satu warga sayapun yang tergabung dalam organisasi tersebut ataupun yang ikut dalam aksi demo semalam," ujarnya kepada Tribun-Medan.com
Ia juga mengatakan bahwa adanya video pornografi yang diduga mirip dengannya itu tidak benar, bahkan ia mengaku itu adalah hoaks.