Breaking News:

Tak Kuat Ingin Mabuk Miras, Begal di Cirebon Cari Mangsa, Suami Istri yang sedang Jajan Jadi Korban

Begal sadis di Kabupaten Cirebon nekat bacok suami istri yang sedang menunggu bus di Jalan Cirebon

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi (kiri), saat mengintrogasi BR dan NN dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (3/6/2021). 

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Raut wajah BR (27) tampak meringis menahan sakit saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (3/6/2021).

Sesekali tangannya yang terborgol juga terlihat memegang kaki kirinya yang dipasangi perban dan plester.

Bahkan, BR juga terlihat kesulitan untuk berdiri sehingga harus dirangkul rekannya, NN (23), yang juga diamankan Polresta Cirebon.

Rupanya, warga Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, itu terluka akibat timah panas menembus paha kirinya.

BR yang merupakan anggota komplotan begal sadis tersebut ditembak petugas Polresta Cirebon, karena berusaha melawan saat diamankan.

Sebelum diamankan, ia membegal tas pasangan suami istri di Jalan Cirebon - Kuningan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, pada Sabtu (15/5/2021) kira-kira pukul 09.30 WIB.

"Saya nekat, karena kepepet mau beli miras," ujar BR saat ditanya alasannya nekat membegal suami istri yang tengah menunggu bus jurusan Ciamis tersebut.

Ia mengaku nekat karena melihat situasi dan kondisi TKP sepi, hanya terdapat kedua korban dan pemilik warung es kelapa muda.

Karenanya, tanpa pikir panjang BR pun langsung beraksi hingga membacok kedua korbannya menggunakan golok.

Namun, BR mengakui golok yang digunakannya bukanlah miliknya, karena tidak membawa golok dari rumahnya.

Baca juga: Polresta Cirebon Ciduk Begal Ponsel, Gunakan Pisau Dapur untuk Ancam Korban, Korban Ditarik Jatuh

"Goloknya punya warung es kelapa, saya ambil buat mengancam saja, tapi korban melawan jadi dibacok," kata BR.

Sementara Kapolresta Cirebon, Kombes Pol M Syahduddi, mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara BR diketahui telah melakukan aksi curas tiga kali di Kabupaten Cirebon.

Pihaknya juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya, golok, sepeda motor pelaku, dan lainnya.

"BR dan NN dijerat Pasal 365 KUHP dan diancam hukuman maksimal sembilan tahun penjara," ujar M Syahduddi.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved