Breaking News:

Bocoran Tips Lolos Seleksi Administrasi CPNS & PPPK dari Kepala BKD Jabar, Cermati Sebelum Daftar

Sejumlah tips bagi masyarakat yang ingin mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

tribunmanado
Penerimaan CPNS 2021 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentiaan, dan Formasi Kepegawaian, pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat, Hermin Wijaya, memberikan sejumlah tips bagi masyarakat yang ingin mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja ( PPPK).

Tips pertama adalah semua calon pendaftar harus memenuhi persyaratan administrasi dengan lengkap.

"Banyak yang gugur karena tidak melihat formasi. Formasi itu ditetapkan jurusannya apa, tapi banyak pendaftar yang mendaftar tidak sesuai dengan jurusan (linieritas jurusan terhadap formasi). Banyak juga yang tidak sesuai aturan. Misal foto harus berlatar belakang merah, tapi banyak yang tidak sesuai," ucap Hermin melalui ponsel, Kamis (27/5).

Baca juga: Sekda Kuningan Geram, Nama dan Jabatannya Dicatut dalam Mutasi ASN, Penerimaan CPNS, dan P3K

"Sekarang sudah pakai perbekasan digital. Pada saat scan berkas, pendaftar harus memastikan berkas terlihat jelas dan dapat dibaca tim seleksi. Jangan sampai hasil yang di-scan itu tidak jelas" katanya.

Jika lolos administrasi dan masuk tahapan seleksi, Hermin meminta pendaftar untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.

Mulai dari belajar dengan sungguh-sungguh sampai mempersiapkan kondisi fisik saat pelaksanaan.

Baca juga: SELEKSI CPNS 2021, Mau Tahu Formasi dan Kuota CPNS Majalengka, Ini Kata BKPSDM

"Jangan mendaftar mepet dengan waktu batas pendaftaran. Kemudian saat mengakses situs diusahakan di luar jam kerja. Saat seleksi ujian, itu jangan tergesa-gesa. Liat ujian kapan. Persiapkan. Apa yang dipersyaratkan, ATK dan lain-lain harus disiapkan juga," ucapnya.

Hermin mengimbau kepada masyarakat untuk mengakses informasi terkait seleksi CPNS dan PPPK ke situs-situs resmi, seperti situs resmi BKD Jabar.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pendaftaran CPNS dan PPPK gratis dan tidak dipungut biaya.

"Ini semua gratis, tidak ada biaya. Tidak ada biaya. Betul-betul free. Kalau ada yang minta biaya, itu tidak valid dan tidak resmi. Kejadian-kejadian itu ada. Selalu ada. Itu sudah tidak zaman. Sekali lagi, ikuti informasi CPNS dan PPPK di lingkungan Pemda Provinsi Jabar dari BKD Jabar," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka sekitar 500 posisi CPNS dan 16.000 PPPK pada akhir Mei 2021.

Masyarakat yang berminat untuk mendaftar pun diminta bersiap-siap untuk memenuhi persyaratan administrasinya.

Hermin mengatakan pihaknya sudah mengajukan 16.000 posisi PPPK dan 500 posisi CPNS untuk pembukaan pada akhir Mei 2021.

"Kalau untuk formasi kita sudah ada penetapan dari sana, tapi yang jelas tahun ini agak lumayan banyak itu untuk pegawai PPPK. Untuk yang CPNS itu sekitar 500, PPPK untuk guru itu sekitar 16 ribuan," katanya di kantor dinasnya, Rabu (19/5).

Pengadaan 16.000 PPPK untuk posisi guru, katanya, memang dinilai cukup banyak. Yakni untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB. Hermin mengatakan ia belum bisa memberikan detail posisi tersebut karena belum mendapat arahan dari pemerintah pusat.

" CPNS untuk tenaga kesehatan kebanyakan, contohnya seperti perawat dan dokter. Terus ada tenaga teknis. Tenaga kesehatan itu sekitar 200-an dari 500-an. Sisanya tenaga teknis, sesuai kebutuhan perangkat daerah yang ada di Pemprov Jabar," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved