Breaking News:

Dua Ruko di Ciawigebang Terbakar

Diduga Karena Human Error, Kebakaran Ludeskan 2 Ruko di Ciawigebang, Kerugian Ditaksir Rp 245 Juta

 Kebakaran yang meludeskan dua ruko di kompleks sub Terminal Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat, diduga karena faktor human error.

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Istimewa
Petugas Pemadam Kebakaran Kuningan menyemprotkan air saat memadamkan kebakaran yang menimpa dua ruko di kompleks Sub Terminal Ciawigebang, Kuningan, Sabtu (22/5/2021). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN – Kebakaran yang meludeskan dua ruko di kompleks sub Terminal Ciawigebang, Kuningan, Jawa Barat, diduga karena faktor human error. Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp 245 juta.

Kepala UPT Damkar Kuningan,Khadafi saat memberikan keterangan kepada wartawan, Sabtu (22/5/2021), 
menyebut dugaan api akibat human error yang mengakibat tumpahan bensin tadi.

Berdasarkan keterangan saksi, Haji Sudrajat (47), warga setempat, ia  melihat Pak Saeful (37)  sedang memindahkan bensin dari drigent ke dalam drum ukuran 200 liter sebanyak 2 buah (kapasitas 400 liter) di dapur.

“Saat itu bensin tumpah taka disadari dan kompor menyala berjarak sekitar dua meter kontan menyulutkan api hingga terjadi kebakaran demikian,”’ ujarnya.

Khadafi menyebut tumpahan bensin yang di anggapa human error Saeful tadi, diketahaui untuk persiapan pembukaan usaha jualan bensin. “Iya Pak Saeful jual bensi eceran dan saat terjadi kebakaran pemilik rumah langsung berlari keluar rumah dan memberitahukan kepada keluarga serta warga sekitar,” ujarnya.

Baca juga: Sakit Gigi Akibat Gigi Berlubang Bikin Stres, Coba Lima Bahan Alami Ini Sebelum ke Dokter Gigi

Baca juga: Dirayu Sang Pacar, ABG Ini Dua Kali Digauli dan Hamil di Luar Nikah, Gugurkan Kandungan ke Bidan

Baca juga: Petugas Damkar Kuningan Minta Warga Waspadai Penyebab Kebakaran, Segera Lapor Begitu Muncul Api

Tidak menunggu lama dari informasi masuk, kata Khadafi, Petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan kobaran api sangat cepat. “Meski api berhasil kami ppadamkan, namaun untuk tempat usaha Pak Saeful dan bangunan ruko Studio Photo milik Haji Uu Saefudin (62) habis terbakar,” katanya.

Tidak ada korban jiwa dalam perstiwa kebakaran tadi, namun total kerugian dari dua bangunan ruko terbakar itu mencapai sekitar Rp.245.060.000.

Buntut dari kebakaran ini, sejumlah warga dipanggil pihak kepolisiian untuk dimintai keterangan.

Pasalnya, tidak sedikit dalam musibah kebakaran ini menimbulkan kerugian materi bagi pelaku usaha di lokasi setempat.

“Ya untuk pemanggilan dalam memintai keterangan itu akan di lakukan Reskrim Polres Kuningan. Alasannya, kan Polsek Ciawigebang sejak ada kebijakan dari Kapolri tidak boleh melakukan penyelidikan,” kata Kapolsek Ciawigebang Kompol Yayat Hidayat saat di konfirmasi Tribuncirebon.com, Sabtu (22/5/2021).

Baca juga: Anak Anggota DPRD yang Setubuhi dan Jual Siswi SMP, Mengaku Kumpul Kebo dan Siap Menikahi Korban

Baca juga: Pembangunan Menara Kujang Sapasang di Sumedang Tuai Pro dan Kontra, Anggarannya Rp 100 Miliar

Baca juga: Update Harga HP Oppo A15s dan Spesifikasinya, Varian Baru dengan Harga Rp 2,2 Jutaan

Diketahui sebelumnya, sebanyak dua ruko di komplek Sub Terminal Ciawigebang ludes terbakar. Peristiwa yang menghebohkan warga setempat dan sempat membuat shok pemilik ruko tadi, terjadi sekitar pukul 07. 00 pagi.

Data terhimpun kobaran api di duga akibat tummpahan bahan bakar benis ini tersulut api yang berada di lokasi tak jauh  dari tumpahan bensin tadi. “Kebakaran terjadi pagi tadi berhasil dipadamkan, akibat kebakaran dua ruko di terminal tadi ludes terbakar,” ungkap  (*)

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved