Selasa, 28 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Mobil Damkar Semprotkan Disinfekstan di Alun-alun Majalengka Demi Mencegah Klaster Baru

Untuk mengantisipasi lahirnya klaster alun-alun, Pemkab Majalengka setempat berinisiatif untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mumu Mujahidin
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Petugas dari Satpol PP dan Damkar Majalengka dibantu BPBD Majalengka melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan ke seluruh titik alun-alun. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya klaster alun-alun. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Antusiasme warga dalam mengunjungi Alun-alun Majalengka terbilang cukup tinggi.

Tidak hanya warga Majalengka saja, mereka yang datang ke alun-alun yang baru diresmikan beberapa pekan lalu oleh Gubernur Ridwan Kamil juga diketahui dari luar daerah.

Kondisi itu menimbulkan kekhawatiran dari pemerintah akan adanya klaster alun-alun.

Bahkan, kunjungan ke alun-alun itu sempat menjadi sorotan warganet di media sosial.

Untuk mengantisipasi lahirnya klaster alun-alun, Pemkab Majalengka setempat berinisiatif untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Baca juga: Gebyar Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia Diluncurkan, Vaksinasi Bagi Lansia di Jabar Bisa Lebih Cepat

Baca juga: Napi Asal Bandung Tewas di dalam Tahanan Polsek Indihiang Tasikmalaya, Diduga Positif Covid-19

Langkah tersebut di luar imbauan yang sering disampaikan lewat pengeras suara.

"Pemerintah daerah mengantisipasi atau meminimalisir adanya klaster di sini. Daripada nanti terjadi klaster di sini, jadi kami minimalisir dengan adanya penyemprotan disinfektan ini. Setiap hari," ujar Kabid Penegak Perda Satpol PP Majalengka Adis Irman Pramana, Selasa (18/5/2021).

Dari pengakuan pengunjung yang datang, jelas dia, mereka mengaku berasal dari sejumlah daerah di luar Majalengka.

Selain dari Ciayumajakuning, pengunjung juga diketahui datang dari wilayah Priangan.

"Dari Indramayu, Cirebon. Bahkan dari Sumedang, Subang, dari Tasikmalaya (Priangan) juga ada. Tidak menutup kemungkinan akan dilakukan test rapid antigen," jelas dia.

Adis menyampaikan, pihaknya sejak awal ramadan kemarin, sudah melakukan hal tersebut.

Baca juga: Habib Bahar Mengaku Baiat Napi Teroris Kembali Cinta NKRI saat Ditahan di Lapas Cibinong

Baca juga: Orang yang Idap Salah Satu dari 12 Penyakit Ini Tak Bisa Divaksin Covid-19, Cek Riwayat Kesehatan

Penyemprotan dilakukan dengan cara menggunakan mobil pemadam kebakaran (Damkar) maupun secara manual.

"Petugas menggunakan APD dengan membawa alat semprot dan berkeliling ke seluruh titik alun-alun. Kita lakukan setiap hari," ucapnya.

Adis menambahkan, adanya masukan untuk menunjukkan hasil tes rapid antigen bagi para pengunjung alun-alun, pihaknya akan tampung hal itu.

Ia pun mendukung, agar alun-alun tidak terlalu menimbulkan kerumunan, terlebih di akhir pekan.

"Kita tampung itu, akan disampaikan ke atasan," katanya.

Sumber: Tribun Cirebon
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved