SOSOK Briptu Febio Marcelino Sibuea Polisi yang Dimaki-maki Pemudik di Penyekatan Sukabumi
Hal itu dibuktikan, saat dimarahi oleh penumpang mobil berpelat nomor B, Briptu Febio Marcelino Sibuea tidak balik marah dan malah memaafkan.
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNCIREBON.COM, SUKABUMI - Briptu Febio Marcelino Sibuea, anggota Lantas Polsek Cicurug, yang dimaki-maki penumpang mobil pelat B di pos penyekatan Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat ternyata sosok santun dan pemaaf.
Hal itu dibuktikan, saat dimarahi oleh penumpang mobil berpelat nomor B, ia tidak balik marah dan malah memaafkan.
Briptu Febio mengatakan, peristiwa itu bermula karena penumpang itu tidak menerima diputar balik saat melewati jalan tikus menuju Sukabumi dari arah Bogor.
"Saat kita melaksanakan penyekatan di situ ada mobil Honda Mobilio berpelat B itu dia hendak masuk jalan arteri atau jalan tikus, pada saat itu langsung saya periksa, saya periksa identitas diri. Ternyata yang bersangkutan itu beralamat luar Sukabumi atau Cicurug, kalau gak salah itu Bekasi," ujarnya, Senin (17/5/2021).
Baca juga: Pria dan Wanita yang Maki-maki Petugas Penyekatan di Sukabumi Datangi Polres Minta Maaf
Baca juga: Video Wanita Baju Kuning Cekcok dengan Petugas di Pos Penyekatan Ciwandan Viral: Istigfar Mbak
"Sesuai dengan aturan berlaku atau pemerintah bahwasanha tidak ada wisatawan asing yang datang ke wilayah Kabupaten Sukabumi, pada saat itu langsung saya arahkan lurus kembali ke arah Bogor, mungkin dia tidak terima, maki-maki saya kemudian keluarlah kata-kata seperti itu," jelasnya.
Saat dimaki-maki dengan dikatai kata-kata kotor. Ia mengaku menerima dan lapang dada.
Sehingga tidak balik marah kepada penumpang yang diketahui bernama Raminto dan Hesti tersebut.
"Kalau pada saat dimaki-maki saya berusaha berlapang dada sesuai dengan aturan pimpinan saya langsung, baik pak Kapolres, berikut dengan pak Kapolsek saya berikut pak Kanit bahwasanya kita harus selalu lapang dada dalam menghadapi situasional yang ada di jalan," ucapnya.
Apa Tanggapan Keluarga?
Ia mengatakan, keluarganya sempat tidak menerima dirinya diperlakukan kasar oleh penumpang mobil pelat B itu.
Namun, ia berusaha menjelaskan dan menenangkan keluarganya agar tidak terpancing emosi.
"Kalau tanggapan keluarga di awal ada beberapa anggota keluarga saya tidak menerima, cuman di sini saya berusaha menenangkan situasi, saya menjelaskan bahwasanya ini semua adalah tugas, resiko saya sebagai anggota kepolisia khususnya yang bertugas di satuan lalu lintas," terangnya.
Menurutnya, keluarganya juga sempat menginginkan kasus ini berlanjut. Namun, setelah diberi penjelasan olehnya, keluarga Briptu Febio menerima lapang dada dan menyerahkan semuanya kepada Briptu Febio.
"Ya, ada lah beberapa, yaudah itu mungkin sebatas sekilas saja, alhamdulillah mereka menerima. Kalau masalah menuntut semua keluarga menyerahkannya kepada saya, disini saya mencoba untuk menenangkan situasi saja bahwasanya masalah ini tidak harus diperpanjang sampai ke ranah hukum," katanya.
Baca juga: Ingin Lolos Penyekatan Pemudik Asal Indramayu Pakai Plat Nomor Kedinasan Polri Palsu
Baca juga: Tanda-tanda Gejala Kanker Getah Bening atau Hodgkin Lymphoma, Gatal Parah hingga Nyeri Selangkangan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/cirebon/foto/bank/originals/sosok-briptu-febio-polisi-yang-dimaki-maki-penumpang-mobil-plat-b-di-penyekatan-sukabumi.jpg)