H+3 Lebaran, Ratusan Pengunjung Padati Terasering Panyaweuyan Majalengka

Terasering Panyaweuyan Majalengka merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Majalengka yang mulai dipadati pengunjung pada libur H+3 lebaran.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: dedy herdiana
Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Suasana Objek Wisata Panyaweuyan Majalengka yang dipadati pengunjung, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Terasering Panyaweuyan Majalengka merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Majalengka yang mulai dipadati pengunjung pada libur H+3 lebaran.

Tercatat, ada ratusan pengunjung berwisata ke wisata yang berada di Desa Sukasari Kaler, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka tersebut.

Pengelola Objek Wisata Panyaweuyan, Mulyadi mengatakan ratusan pengunjung tersebut masih jauh dari kapasitas maksimal, yakni sebanyak 1000 pengunjung.

Baca juga: Antisipasi Pengunjung Membludak di H+3 Lebaran, Petugas Gabungan Perketat Objek Wisata di Majalengka

Baca juga: CARA Mengerjakan Puasa Syawal, Bolehkah Tidak Berurutan? Berikut Penjelasan dari Ustadz Abdul Somad

"Kapasitas normal dulu, di kita bisa mencapai ribuan pengunjung di momen yang sama. Kita sekarang dikasih kuota 50 persen sebanyak 500 orang," ujar Mulyadi saat ditemui di lokasi, Sabtu (15/5/2021).

Meski sudah menerima ratusan pengunjung, ia memastikan protokol kesehatan Covid-19 tetap diterapkan ketat.

Di antaranya, dari mulai pintu masuk hingga keluar.

Menurutnya, para petugas keamanan serta Satgas Covid-19 dari kecamatan setempat pun tersebar.

Mereka, kata dia, mengimbau dan mengingatkan para pengunjung untuk disiplin protokol kesehatan.

"Kita akui memang banyak tempat berkerumun seperti di tempat warung, terus di titik tertentu, kita terus mengingatkan orang-orang yang tak menggunakan masker, kemudian tidak berjarak, kita terus mengingatkan," ucapnya.

Mulyadi menyampaikan, sistem buka tutup akan dilakukan apabila jumlah pengunjung telah mencapai jumlah maksimal 50 persen.

Pembatasan itu dilakukan untuk mencegah membludaknya pengunjung di area parkir dan di spot-spot swafoto yang telah tersedia.

"Sekarang juga dari Satgas Covid-19 berkeliling, mengimbau orang-orang untuk jangan bergerombol, kalau masih satu keluarga boleh, yang berbahaya itu bergerombol dengan yang lain," jelas dia.

Sementara itu akses menuju Panyaweuyan sendiri bisa ada tiga pintu masuk akses.

Yang pertama, dari Desa Argalingga, Desa Sukasari Kaler dan Desa Cibunut.

Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved