Breaking News:

Pemotor Bebas Penyekatan Polisi dari Subang Menuju Pangandaran: Kami Mau Piknik Bukan Mau Mudik

Sepanjang perjalanan dari Subang menuju Pangandaran pada hari H Idulfitri, Kamis (13/5) tersebut menurut Alan perjalanan meraka lancar-lancar saja.

Editor: Mumu Mujahidin
TribunJabar.id/Andri M Dani
Alan dan rekannya sesama asal Subang tengah beristrahat di halaman RM Sate Ampera JJl A Yani Ciamis Jumat (14/5) sore setelah melakukan perjalanan dari Pangandaran 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Andri M Dani

TRIBUNCIREBON.COM, CIAMIS –
Di tengah gencarnya larangan mudik dengan pendirian pos-pos penyekatan di jalan utama, baik di Jalur Pantura manapun Jalur Selatan, Alan bersama dua rekannya nekat melakukan perjalanann dari Subang ke Pangandaran.

“Kami berangkat dari Subang kemarin Kamis (13/5) sore pukul 17.00 WIB. Tujuannya Pangandaran. Bukan mudik, tapi piknik. Kami asli Ciasem Subang,” ujar Alan kepada Tribun Jumat (14/5) sore sekitar pukul 16.00 saat beristirahat di Jl A Yani Ciamis.

Sore itu Alan sedang istirahat sembari menunggu sepeda motor Riko yang mampir dulu ke sebuah bengkel di seberang RM Sate Ampera yang belum beroperasi tersebut.

Alan bersama dua rekannya yakni Pramesta dan Riko mengaku dari RKPS (komunittas RX King Pantura Subang) berangkat dari Ciasem Subang pada hari raya Idulfitri, Kamis (13/5) sore sekitar pukul 17.00 masing-masing menggunakan sepeda motor Rx King.

Baca juga: Pemotor Menangis Minta Damai Usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Avanza di Pos Penyekatan Padalarang

Baca juga: Pemuda Tewas Tragis Ditabrak dan Diseret Sejauh 8 KM oleh Pengendara Vios, Pelaku Melarikan Diri

Alan dan rekannya sesama asal Subang tengah beristrahat di halaman RM Sate Ampera JJl A Yani Ciamis Jumat (14/5) sore setelah melakukan perjalanan dari Pangandaran
Alan dan rekannya sesama asal Subang tengah beristrahat di halaman RM Sate Ampera JJl A Yani Ciamis Jumat (14/5) sore setelah melakukan perjalanan dari Pangandaran (TribunJabar.id/Andri M Dani)

Dan berbekal masing-masing satu tas punggung (ransel).

Menurut Alan mereka tiba di Pantai Pangandaran pukul 02.00 Jumat (14/5) kemudian istirahat di sebuah villa.

Setelah menikmati keindahan Pantai Pangandaran, mereka kembali menuju Subang hari Jumat (14/5) pukul 13.00 siang.

Beberapa kali sempat istirahat dan mampir.

“Berangkat tadi dari Pangandaran pukul 13.00. Sore hari ini baru sampai di Ciamis. Motor Riko ada sedikit gangguan,” katanya.

Bila kondisi sepeda motor sudah kembali normal menurut Alan, mereka akan langsung berangkat kembali menuju Subang.

“Kalau lancar diperkirakan nyampe di Subang nanti pukul 23.00 malam,” ujar Alan.

Sepanjang perjalanan dari Subang menuju Pangandaran pada hari H Idulfitri, Kamis (13/5) tersebut menurut Alan perjalanan meraka lancar-lancar saja.

Selalu lolos saat melewati pos penyekatan.

Baca juga: SITUASI Palestina Makin Gawat, Israel Siapkan Serangan Darat, Fraksi PKS Minta Ini ke Pemerintah

Baca juga: INGAT, Kebijakan Baru WhatsApp Berlaku Besok, Pengguna yang Gak Setuju Kebijakan Bakal Dipersulit!

Begitu juga ketika melakukan perjalanan dari Pangandaran menuju arah Subang sampai di Ciamis Jumat (14/5) sore.

“Lewat pos penyekatan tak pernah diperiksa tak pernah diberhentikan. Biasanya  menyelip di antara antrian mobil, tidak sekaligus tetapi sendiiri-sendiri,” katanya.

Kalau toh tetap diperiksa menurut Alan, mereka sudah punya jawabannya.

“Kami mau piknik, bukannya mudik. Pikniknya ke Pangandaran, kami asli Subang,” ujar Alan.

Perjalanan ratusan kilometer yang dilakukan Alan bersama rekannya Riko dan Pramesta dari RKPS pada hari H Idulfitri Kamis (13/5) dan H+1 (Jumat, 14/5) tersebut menurut Alan dalam rangka mencoba sepeda motor.

“Pengen coba motor sekalian jalan-jalan ke Pangandaran,” katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved