Breaking News:

Pemotor Menangis Minta Damai Usai Terobos Lampu Merah dan Tabrak Avanza di Pos Penyekatan Padalarang

kecelakaan bermula saat kendaraan mobil berjenis Avanza dengan nomor polisi D 1245 WZ melaju dari arah tol menuju kota baru Parahyangan.

Istimewa
kondisi terkini kendaraan yang mengalami kerusakan pasca terjadinya kecelakaan lalulintas di dekat pos penyekatan larangan mudik gerbang tol Padalarang, Kamis (13/5/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG BARAT - Kecelakaan Lalulintas (Laka Lantas) antara mobil dan sepeda motor terjadi di dekat pos penyekatan larangan mudik Geebang Tol Padalarang, Kamis (13/5/2021), pukul 11.30 WIB.
Menurut penuturan anggota kepolisian yang bertugas mengatakan, kecelakaan bermula saat kendaraan mobil berjenis Avanza dengan nomor polisi D 1245 WZ melaju dari arah tol menuju Kota Baru Parahyangan.
Pengendara mobil, Sahroni mengatakan, ketika lampu lalu lintas masih berwarna merah, dari arah Cimahi melaju sepeda motor dengan jenis Nmax dengan nomor polisi D 3251 ACB dan langsung bertabrakan dengan mobil.
"Saya tadi dari arah tol ke arah kota baru, saya lihat lampu masih hijau, tiba tiba dari arah samping ada motor yang melaju dan menabrak kendaraan daya," katanya saat diwawancarai, Kamis (13/5/2021).
Diduga pengendara motor sedang terburu-buru hingga menerobos lampu merah.
"Katanya buru-buru, jadi main terobos aja lampu merahnya," kata dia.
Imbas kejadian tersebut, mengakibatkan kedua kendaraan tersebut mengalami kerusakan. 
Penurut pantauan Tribun Jabar, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut, namun pengendara pengendara motor yang diketahui atas nama Amar (39) mengalami luka ringan.
Pengendara motor sempat meminta maaf dan menangis untuk mengajak berdamai.
Namun Sahroni mengatakan, ada kerusakan yang ditimbulkan dan meminta ganti rugi.
"ini bukan perkara maaf atau tidaknya, tapi ada kerusakan yang ditimbulkan. Harganya juga tidak murah, jadi saya meminta kesediaannya untuk mengganti rugi." Pungkasnya.

Baca juga: Senjata Andalan Israel untuk Lawan Ribuan Roket Hamas, Ternyata Butuh Rp 711 Juta Setiap Diaktifkan

Baca juga: Masih Ingat Djoko Susilo? Saat Lebaran Polisi Tajir Itu Mendapat Kiriman Makanan dari Keluarga

Di Sukabumi, Seorang pemotor perempuan yang mengendarai sepeda motor matic bernomor polisi F 2320 CA nekat menerobos penyekatan di Gunung Butak, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (12/5/2021) malam.

Pemotor yang tidak diketahui identitasnya ini nekat menerobos tanpa memakai helm. Alhasil ia langsung diberhentikan Polwan, Briptu Annaaulia dari Satlantas Polres Sukabumi.

Pengendara cantik ini langsung diminta Polwan untuk putar arah agar memakai helm saat berkendara.

Diketahui, saat ini di jalur Gunung Butak diberlakukan sistem satu arah untuk mengurai kemacetan.

"Malam ini dilakukan satu arah ke belakang (jajaway) karena di jalan Siliwangi ada pengalihan arus, rekayasa lantas, kita mainkan lewat belakang, jadi tidak masuk langsung ke Siliwangi, sehingga yang arah Banten tidak berbenturan dengan arah datang yang dari Bogor dan Sukabumi, maka dialihkan ke arah Gunung Butak," ujar Kanit Laka Lantas Polres Sukabumi Iptu Nandang Herawan.

Baca juga: Malam Takbiran Petugas Berjibaku Menghalau Kendaraan yang Keluar dari Gerbang Tol Buahbatu Bandung

Baca juga: H-1 Lebaran, Arus Lalu Lintas Gerbang Tol Cileunyi Lenggang, Masih Ada Penyekatan Larangan Mudik

Ia mengatakan, apabila ditemukan kendaraan yang hendak mudik pihaknya tak segan lakukan pemutaran arah.

"Sementara kalau diketemukan pelanggaran yang diluar mobil kita diperiksa KTP kemudian diputar balik kembali," jelasnya.

Sistem Satu Arah

Di malam takbir saat ini jalur perbatasan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dan Banten diberlakukan sistem satu arah, Rabu (12/5/2021).

Halaman
12
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved