Breaking News:

SITUASI Palestina Makin Gawat, Israel Siapkan Serangan Darat, Fraksi PKS Minta Ini ke Pemerintah

Kondisi Palestina setelah bentrokan di Kompleks Masjid Al-Aqsa semakin genting alias gawat setelah Israel melalukan pengeboman serangan udara di Gaza

Said Khatib/AFP
Asap mengepul setelah serangkaian serangan udara Israel menargetkan Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada awal 12 Mei 2021. Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menghantam rumah anggota berpangkat tinggi kelompok militan Hamas, militer mengatakan Rabu , dengan markas polisi wilayah juga menjadi sasaran. 

TRIBUNCIREBON.COM - Kondisi Palestina setelah bentrokan di Kompleks Masjid Al-Aqsa semakin genting alias gawat setelah Israel melalukan pengeboman serangan udara di wilayah Jalur Gaza dalam 2 hari terakhir yang menyebabkan sedikitnya 113 warga meninggal termasuk diantaranya 31 anak-anak.

Menanggapi perkembangan situasi ini, Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKS Sukamta menyatakan keprihatinan yang mendalam atas jatuhnya korban dari rakyat sipil.

"Jika tensi konflik antara Israel dan Palestina yang semakin menguat, ini akan menyebabkan situasi semakin tidak terkendali dan bisa mengarah kepada perang terbuka," kata Sukamta kepada wartawan, Jumat (14/5/2021).

Baca juga: Tentara Israel Mati di Perbatasan Gaza, Jip yang Ditumpanginya Diserang Brigade Al Qassam

Baca juga: 4 Ahli Roket Hamas yang Berhasil Tembus Iron Dome Terbunuh, Akibat Gempuran Israel ke Jalur Gaza

"Jika ini terjadi, maka bisa dipastikan akan semakin banyak jatuh korban dari kalangan warga sipil. Sebagaimana saat agresi militer Israel ke wilayah Gaza pada tahun 2014, menewaskan 2.251 warga Palestina," imbuhnya.

Sukamta berharap pemerintah RI untuk sekuat tenaga bisa mendorong PBB menerjunkan pasukan perdamaian untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih luas antara Israel dan Palestina.

Asap mengepul setelah serangkaian serangan udara Israel menargetkan Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada awal 12 Mei 2021. Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menghantam rumah anggota berpangkat tinggi kelompok militan Hamas, militer mengatakan Rabu , dengan markas polisi wilayah juga menjadi sasaran.
Asap mengepul setelah serangkaian serangan udara Israel menargetkan Khan Yunis di Jalur Gaza selatan, pada awal 12 Mei 2021. Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah menghantam rumah anggota berpangkat tinggi kelompok militan Hamas, militer mengatakan Rabu , dengan markas polisi wilayah juga menjadi sasaran. (Said Khatib/AFP)

Menurutnya penempatan pasukan perdamaian di beberapa negara yang alami konflik selama ini terbukti berhasil menurunkan eskalasi konflik.

"Usulan ini memang terasa agak sulit diwujudkan, karena setiap rencana keputusan DK PBB bahkan yang sekedar berbentuk pernyataan mengutuk kejahatan perang Israel selalu ditentang oleh Amerika Serikat sebagai anggota tetap," ucapnya.

"Tetapi saya harap setiap usaha guna mencegah meluasnya kekerasan dan konflik harus tetap diupayakan dengan sekuat tenaga. Pemerintah RI bisa mendorong usulan penerjunan pasukan perdamaian di wilayah konflik Israel-Palestina ini melalui sidang darurat OKI maupun PBB," lanjutnya.

Wakil Ketua Fraksi PKS juga meminta pemerintah Indonesia menyiapkan pasukan perdamaian untuk diterjunkan di wilayah Palestina jika PBB membuat keputusan penempatan pasukan perdamaian di zona penyangga antara Israel-Palestina.

"Komitmen Indonesia untuk mewujudkan perdamaian selama ini terbukti secara baik dengan terlibat dalam penerjunan pasukan perdamaian PBB. Saya kira jika ada penugasan ke wilayah Palestina tentu akan disambut dengan antusias oleh TNI karena Pemerintah Indonesia selama ini berkomitmen kuat untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara sebagai langkah perdamaian di sana," pungkasnya.

Baca juga: 4 Ahli Roket Hamas yang Berhasil Tembus Iron Dome Terbunuh, Akibat Gempuran Israel ke Jalur Gaza

Baca juga: SOAL Kehebatan Sijeel, Rudal Hamas Terbaru yang Jebol Iron Dome, Israel Pun Diam Belum Berani Bicara

Baca juga: KINI Roket Jebol Iron Dome, Sebelumnya Israel Takut dengan Hadirnya Sniper Hamas, Bisa Tembus Tembok

Halaman
1234
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved