Breaking News:

AWAS, Kolesterol Tinggi saat Lebaran, Satu Porsi Opor Bisa sampai 300 Kalori

Menyajikan kuah santan kental gurih dan daging berlemak, sudah jadi kebiasaan saat Lebaran.

Istimewa
ILUSTRASI: Opor Ayam 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Shania Septiana

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Menyajikan kuah santan kental gurih dan daging berlemak, sudah jadi kebiasaan saat Lebaran. 

Alhasil, kolesterol pun langsung naik dan bikin badan, khususnya tengkuk, jadi berat! 

Naiknya kolesterol saat Lebaran disebabkan oleh berlebihnya asupan lemak ke dalam tubuh, sehingga lemak tersebut menumpuk di dinding pembuluh darah.

Baca juga: Begini Cara Mudah Cek Kadar Kolesterol Sendiri di Rumah, Tanpa ke Dokter & ke Lab, Ikuti Langkah Ini

Baca juga: Sering Nyeri Tengkuk? Awas, Bisa Jadi Anda Memiliki Kolesterol Tinggi, Berikut Tanda Lainnya

Lemak berlebih ini biasanya didapat dari sajian daging dan juga makanan bersantan. 

Menurut dr. Alni Nani, beragam makanan yang bisa membuat kolesterol tinggi adalah, opor ayam, gulai kambing, rendang dan beragam sayur dengan kuah santan.

"Satu porsi opor bisa sampai 300 kalori, gulai kambing 271 kalori, rendang 271 kalori per 100 gram, sayur kuah santan 162 kalori per porsi," ujarnya saat ditemui di Unit Layanan Psikologi, UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Senin (10/5/2021).

Penyakit kolesterol tinggi dapat terjadi pada orang tua maupun usia muda.

"Jadi mengkonsumsi makanan sehat dapat membantu menjaga tingkat kolesterol dalam darah agar tidak menjadi tinggi," jelasnya.

Kadar kolesterol tinggi memang jarang sekali menimbulkan gejala, namun hal ini bisa menghawatirkan bila kadar kolesterol terlalu tinggi dan dibiarkan tanpa obat dalam jangka waktu panjang, hal tersebut berisiko menimbulkan penyakit jantung dan stroke.

"Maka dari itu perlunya memenuhi asupan yang sehat, periksa ke dokter, rutin cek kolesterol 3 bulan sekali," ujarnya.

dr. Alni juga memberikan rekomendasi makanan apa saja yang bisa disajikan ketika lebaran nanti untuk menekan kadar kolesterol dalam tubuh.

"Menu yang bisa dikonsumsinya bisa oat, kacang merah, alpukat, strowberry, pear, apel, ubi. Penggunaan minyak juga bisa diganti dengan minyak tak jenuh seperti minyak zaitun atau minyak jagung, bahan makanan ini berfungsi untuk mengikat kolesterol dan membantu menurunkan kadar kolesterol," ucapnya.

dr. Alni lebih lanjut mengatakan, kurangi konsumsi makanan seperti mentega, keju, susu dan daging-dagingan. Daging sapi, kambing, domba serta segala makan atau minum dengan pemanis buatan.

"Lebaran itu momen makan-makan enak, semua yang ada di meja makan pasti pengen disantap. Tapi perlu diingat, kolesterol mengancam kita kalau kita berlebihan makan-makanan enak itu," tutupnya.(*)

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved