Pemkot Cirebon Izinkan Salat Id Berjemaah, Wali Kota Nasrudin Azis Titip Pesan Ini
Wali Kota Cirebon, Nasrudin Azis, berpesan agar pelaksanaan salat Id tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Machmud Mubarok
Menurut dia, dalam SE itu disebutkan salat id bisa dilaksanakan baik di masjid maupun di lapangan, kecuali di satu daerah tersebut terjadi peningkatan kasus Covid-19.
"Jika melihat perkembangan Covid-19 di Kota Cirebon, maka kami optimistis salat id bisa dilaksanakan berjemaah di seluruh masjid maupun lapangan di Kota Cirebon," kata Sutisna kepada Tribuncirebon.com, Sabtu (8/5/2021).
Baca juga: Kabar Gembira, Pemkot Cirebon Izinkan Salat Id Berjemaah di Masjid dan Lapangan, Tetap Patuhi Prokes
Ia mengatakan, saat ini hanya satu RT di Kota Cirebon yang berstatus zona oranye dalam risiko penyebaran Covid-19.
Sementara RT lainnya berstastus zona hijau dan kuning. Data tersebut berdasarkan aplikasi Jaga Warga yang diluncurkan Pemkot Cirebon.
Namun, pihaknya menekankan agar pelaksanaan salat id tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Selain itu, Pemkot Cirebon juga telah berkoordinasi dengan DKM Masjid Raya At-Taqwa untuk membahas pelaksanaan salat id di Alun-Alun Kejaksan.
Sebab, alun-alun yang berada di Jalan Kartini, Kota Cirebon, tersebut biasa digunakan sebagai lokasi salat Idulfitri maupun Iduladha.
Namun, Alun-Alun Kejaksan sempat tidak digunakan sebagai lokasi salat id karena revitalisasi yang berlangsung sejak 2018.
"Makanya, kami koordinasikan lagi karena salat id sekarang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya," ujar Sutisna. (*)