Breaking News:

Ribuan Santri Pontren Idrisiyyah Pageningan Tasikmalaya Mulai Dipulangkan untuk Mudik

Ribuan santri Pondok Pesantren / Pontren Idrisiyyah, Pageningan, Tasikmalaya, dipulangkan ke daerah masing-masing, Sabtu (1/5/2021).

tribun jabar/firman suryaman
Ribuan santri Pontren Idrisiyyah Pageningan Tasikmalaya dipulangkan agar bisa berlebaran bersama keluarga, Sabtu (1/5/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNCIREBON.COM, TASIKMALAYA - Ribuan santri Pondok Pesantren / Pontren Idrisiyyah, Pageningan, Tasikmalaya, dipulangkan ke daerah masing-masing, Sabtu (1/5/2021).

Selain dalam rangka libur Idul Fitri 1442 H juga libur akhir tahun ajaran. Pihak pontren memberikan waktu libur sebulan penuh.

Kepulangan mereka difasilitasi dengan menggunakan bus-bus besar, bus tiga perempat serta minibus.

Suasana hiruk pikuk serta ceria tampak terlihat dari wajah para santri. Mereka mengaku lega bisa pulang, berkumpul bersama keluarga merayakan Lebaran.

Baca juga: Para Santri di Indramayu Akhirnya Bisa Mudik Tahun Ini, Orang Tua Santri Senang Saat Jemput Anaknya

Baca juga: Jelang Larangan Mudik Diberlakukan, PT KAI Cirebon Perketat Persyaratan Penumpang Naik Kereta Api

Protokol kesehatan tampak diterapkan secara ketat. Sebelum masuk bus, para santri wajib dicek suhu dan mengoles tangan dengan hand sanitizer.

Mereka juga wajib mengenakan masker.

"Senang sekali, alhamdulillah akhirnya bisa pulang juga. Sebelumnya sempat khawatir tidak bisa pulang karena penyekatan," kata Resha Lusyani (15), santri asal Sumedang.

Menurut Pimpinan Pondok, Ustad Syarif Hidayatulloh, seluruh santri dipulangkan agar bisa berlebaran bersama keluarga. Jumlahnya mencapai 1.200 orang.

"100 persen kami pulangkan, sekalian libur akhir tahun ajaran. Sebagian besar berasal dari Jabodetabek dan ada pula dari Bandung, Sumedang, Cirebon dan luar Jabar," kata Ustad Syarif.

Pihaknya sengaja memulangkan santri sebelum tanggal 6 Mei bertepatan dimulainya penyekatan.

"Alhamdulillah proses pemulangan berjalan lancar. Tidak ada kendala. Sebagian besar menuju Jabodetabek. Makanya menggunakan bus-bus besar," kata Ustad Syarif. (firman suryaman)

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved