Breaking News:

Jalur Laut Dijaga Polisi di Indramayu, Cegah Pemudik yang Nekat Pulang Kampung Naik Perahu

Patroli laut mulai ditingkatkan jajaran Polres Indramayu seiring kebijakan larangan mudik yang diberlakukan pemerintah.

Tribuncirebon.com/Ahmad Imam Baehaqi
ILUSTRASI: Sejumlah personel Ditpolairud Polda Jabar saat simulasi pelatihan patroli di wilayah perairan Cirebon, Kamis (11/6/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Patroli laut mulai ditingkatkan jajaran Polres Indramayu seiring kebijakan larangan mudik yang diberlakukan pemerintah.

Hal ini guna mengantisipasi pemudik yang nekat pulang ke kampung halaman menggunakan jalur laut.

Sepanjangan 114 kilometer garis pantai yang dimiliki Kabupaten Indramayu pun menjadi target patroli. 

Baca juga: Ridwan Kamil Bilang Kalau Nekat Mudik Tahun Ini Bisa Bikin Indonesia Bernasib Seperti India

Mulai dari di sisi barat yang berbatasan dengan Kabupaten Subang hingga sisi timur yang berbatasan dengan Kabupaten Cirebon.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, fenomena masyarakat mudik menggunakan perahu tidak menutup kemungkinan terjadi juga di Kabupaten Indramayu.

Mengingat, sebagian besar warga di wilayah Pantura Jabar tersebut berprofesi sebagai nelayan, tidak sedikit dari mereka berdomisili di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Baca juga: Pak Uu: Santri di Jabar Dipersilakan Mudik Lebaran 2021 Ini, Asal Dapat Penuhi Persyaratan Ini

"Langkah ini dilakukan untuk menghalau eksodus atau mudik perahu nelayan dari beberapa pelabuhan perikanan di Jakarta dan sekitarnya menuju wilayah Indramayu," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (29/4/2021).

AKBP Hafidh S Herlambang menambahkan, adanya indikasi penumpang gelap yang ikut menumpang pulang menggunakan perahu nelayan juga menjadi alasan patroli laut ditingkatkan.

Mereka dikhawatirkan nekat mudik dengan menumpang perahu nelayan agar bisa terhindar dari penghadangan petugas di jalur darat.

"Kami kedepankan Sat Polair kerja sama dengan Satgas Covid-19 dan stake holder untuk melaksanakan kegiatan operasi pelarangan mudik di perairan," ucapnya.

Kejadian mudik melalui jalur laut ini, sebelumnya terjadi di Kabupaten Cirebon.

Baca juga: DATA Lengkap Lokasi Pos Penyekatan Larangan Mudik di Wilayah Jawa Barat, Jangan Coba-coba Mudik

Di sana, rombongan pemudik pulang kampung dengan menggunakan perahu dari Jakarta menuju Pelabuhan Mundu, Cirebon selama dua malam.

Adapun kebijakan larangan mudik ini sebelumnya disampaikan pemerintah melalui Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Larangan ini, khususnya mulai berlaku pada tanggal 6-17 Mei 2021.

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mutiara Suci Erlanti
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved