Breaking News:

Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu Terus Dibongkar, KPK Panggil 4 Anggota DPRD Jabar Lagi

Ali Fikri mengatakan, keempatnya akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu

KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kasus Suap Pengaturan Proyek di Indramayu Terus Dibongkar, KPK Panggil 4 Anggota DPRD Jabar Lagi 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjadwalkan pemeriksaan terhadap empat anggota DPRD Jawa Barat periode 2019-2024, Selasa (27/4/2021).

Mereka adalah Yod Mintaraga, Eryani Sulam, Dadang Kurniawan, dan Lina Ruslinawati.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, keempatnya akan diperiksa sebagai saksi kasus suap pengaturan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu pada tahun 2019.

Pemeriksaan ini dilakukan KPK sekaligus untuk melengkapi berkas penyidikan dari anggota DPRD Jawa Barat dari Faksi Golkar, Ade Barkah Surahman (ABS).

Baca juga: Varian Corona dari India Masuk Indonesia, Pakar Imbau Jangan Mudik: Jangan Kembali ke Awal Pandemi

Baca juga: Profil Letda Laut Rhesa Tri Sigar Keponakan Prabowo yang Gugur di KRI Nanggala-402, Menhan Tulis Ini

“Keempat orang saksi diperiksa untuk tersangka ABS (Ade Barkah Surahman),” ujar dia melalui keterangannya.

Ali Fikri menyampaikan, Ade Barkah Surahman sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Anggota DPRD Jabar periode 2019-2024 Siti Aisyah Tuti Handayani.

Mereka melakukan kasus dugaan suap terkait pengurusan dana bantuan provinsi kepada Kabupaten Indramayu Tahun Anggaran 2017-2019.

Dalam kasus ini, Ade Barkah Surahman diduga menerima Rp 750 juta dari seorang pihak swasta bernama Carsa ES, pihak swasta itu yang juga menyuap Mantan Bupati Indramayu, Supendi.

Sementara itu, Siti Aisyah Tuti Handayani diduga menerima uang Rp 1,05 miliar dari Abdul Rozak Muslim yang juga sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Uang Rp 1,05 miliar itu merupakan bagian dari Rp 9,2 miliar yang diterima Abdul Rozak Muslim dari Carsa ES.

Uang itu diberikan agar Ade Barkah Surahman dan Siti Aisyah Tuti Handayani bersama  memperjuangkan proposal pengajuan dana bantuan keuangan provinsi Jawa Barat untuk kegiatan peningkatan jalan kepada pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Cara Mudah Turunkan Gula Darah dalam Tubuh, Konsumsi 4 Bahan Alami Ini Dijamin Ampuh

Baca juga: Sahrul Gunawan Sah Jadi Wakil Bupati Bandung, Tak Ditemani Istri, Masih Berstatus Duren Duda Keren

Penulis: Handhika Rahman
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved