Breaking News:

Human Interest Story

Kisah Anggota Komunitas Motor Vespa Ekstrem, Rute Bandung - Kuningan Selama 1 Bulan

Pengalaman perjalanan, kata Kemod, belum lama ini melakukan perjalanan rute Bandung - Kuningan yang menghabiskan waktu selama satu bulan.

TribunCirebon.com/Ahmad Ripai
Komunitas Vespa ekstrim Kuningan. 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Komunitas motor Vespa ekstrem tidak sedikit ditemukan di setiap daerah. Begitu pula di Kuningan, Jawa Barat ini, ada komunitas motor Vespa Ekstrim Independen.

Komunitas motor Vespa ini banyak memiliki karakter dalam melakukan kegiatan.

Vespa yang dimiliki ada yang berbadan dengan jenis motor Eropa yang bangga dengan nilai keasliannya alias pencinta orisinil dan dikagumi kalangan muda bebas di daerah alias anak punk.

Kemod alias Iden (26), warga Kecamatan Ciawigebang saat ditemui di pusat pengisian bahan bakar umum di Jalur Kuningan - Cirebon, mengatakan, kehidupan dalam bermotor tua sebagai hobi, sekaligus menikmati perjalanan seperti saat sekarang.

"Iya emang kehidupan saya banyak di motor dan menyusuri jalan dari daerah satu ke daerah lain," ungkap Kemod kepada TribunCirebon.com, Jum'at (23/4/2021).

Pengalaman perjalanan, kata Kemod, belum lama ini melakukan perjalanan rute Bandung - Kuningan yang menghabiskan waktu selama satu bulan.

"Dalam perjalanan memang tidak memiliki target. Jadi setiap kami jalan itu suka ngamen dan mencari rongsok untuk sambung hidup dalam perjalanan, seperti untuk makan minum dan memenuhi kebutuhan kendaraan," ungkapnya.

Baca juga: Gudang Disulap Jadi Minimarket Disangka Grosir, Dijual Makanan dan Minuman Bekas Terendam Banjir

Baca juga: Jadwal Imsakiyah untuk Wilayah Indramayu Besok, Sabtu 24 April 2021, Lengkap Bacaan Niat Puasa

Saat perjalanan, kata Kemod, kendala terjadi pada motor Vespa PX jebolan tahun 1987 itu biasa terjadi pada pengapian. "Ya kalau di pengapian motor itu. Api yang dikeluarkan platina suka keluar besar kecil, tapi tetap berjalan hingga sekarang," ungkapnya.

Bagian dari Vespa, kata Kemod, hanya mengambil mesin saja. Untuk bodi dan perlengkapan struktur motor lain tidak diambil dan kendaraan sudah diubah sedemikian rupa.

"Untuk unit hanya mesin kita pakai. Sasis dan perlengkapa lain, kita buat senyaman hingga seperti ini," ungkap Kemod seraya menambahkan bahwa konsep motor Vespa Sespan berbentuk ekstrem.

Sebagai penghobi Vespa, Kemod meyakini bahwa tiap daerah memiliki komintas Vespa. "Sehingga sangat banyak kami rasakan dari pertemanan, jadi kami tidak terlalu kfhawatir saat sedang dalam kesulitan di tengah perjalanan," katanya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved