Breaking News:

Gudang Disulap Jadi Minimarket Disangka Grosir, Dijual Makanan dan Minuman Bekas Terendam Banjir

Barang yang dijual berupa makanan dan minumam kemasan bekas terendam banjir di Bekasi, belum lama ini.

Editor: Mumu Mujahidin
Tribunjabar.id/Mega Nugraha
Sebuah gudang di Kota Bandung disulap jadi minimarket bernama C Mart milik pria berinisial Dh yang menjual makanan bekas kebanjiran, Jumat (23/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNCIREBON.COM, BANDUNG - Sebuah gudang di kompleks pergudangan milik PT Inti di Jalan Mohammad Toha disulap jadi minimarket abal-abal.

Barang yang dijual berupa makanan dan minumam kemasan bekas terendam banjir di Bekasi, belum lama ini. 

Sebagai penanda gudang, pemiliknya, DH yang ditetapkan tersangka, memasang spanduk di pintu masuk gudang dengan nama C Mart untuk memudahkan pembeli datang.

Di spanduk itu, tidak mencantumkan sosial media tempat promosi.

Baca juga: Gudang di Bandung Disulap Jadi Minimarket Jual Makanan Bekas Kebanjiran

Baca juga: Susu Bayi Bekas Terendam Banjir Dijual Bebas di Gudang yang Disulap Jadi Minimarket di Bandung

Susu bubuk khusus bayi atau susu bayi yang sempat terendam banjir ditumpuk di sebuah gudang di Jalan Mohammad Toha Kota Bandung yang disulap jadi minimarket untuk dijual, di Jalan Mohammad Toha, Kota Bandung,  Jumat (23/4/2021).
Susu bubuk khusus bayi atau susu bayi yang sempat terendam banjir ditumpuk di sebuah gudang di Jalan Mohammad Toha Kota Bandung yang disulap jadi minimarket untuk dijual, di Jalan Mohammad Toha, Kota Bandung,  Jumat (23/4/2021). (Tribunjabar.id/Mega Nugraha)

Sobandi (48), petugas keamanan komplek pergudangan, mengaku banyak warga yang datang membawa truk ke gudang tersebut.

"Kalau ada yang datang ke gudang itu katanya mau beli barang di grosir, harganya katanya murah. Saya sendiri enggak tahu karena belum ngecek ke dalam," ucap dia.

Ia tidak menyangka gudang yang disewa Dh itu ternyata menyimpan makanan yang sempat terendam banjir.

"Kaget pas polisi menggerebek, saat masuk ternyata banyak makanan yang kemasannya sudah kotor," ucap Sobandi.

Saat dihubungi kembali, Sobandi mengaku tidak banyak warga sekitar Palasari yang berbelanja di C Mart. 

"Setahu dan seingat saya mah sedikit yang belanja kesana. Yang sering saya lihat, saya tanya, mereka datang dari luar kawasan sini, mereka bawa kendaraan pribadi dan mobil box, katanya beli barang di grosir," ucap dia.

Ia menambahkan, kebanyakan dari pembeli yang datang tahu tempat itu dari media sosial meskipun di spanduk yang tertera, pemilik C Mart tidak mencantumkan akun media sosialnya.

"Katanya sih tahu dari WhatsApp dan medsos, itu saja paling yang saya tahu. Jadi mereka menyewa gudangnya ke PT Inti," ucap dia.

Baca juga: Remaja Laki-laki Diperkosa 3 Kali oleh Biduan Dangdut, Sang Janda Cekoki Korban dengan Miras

Baca juga: Brigadir NS di Gresik Tergoda Kemolekan Tubuh Mertua Sendiri, Padahal Baru Menikah 5 Bulan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved