Breaking News:

Kisah Tim Pemulasaraan Covid-19 Indramayu, Ada Jenazah Mati Suri, Mau Dimakamkan Nadi Berdenyut Lagi

Kejadian jenazah Covid-19 mengalami mati suri rupanya pernah terjadi di Kabupaten Indramayu.

Istimewa
Tim pemulasaran Covid-19 Kabupaten Indramayu. 

"Waktu itu sampai heboh di rumah sakit, peralatan yang sudah dilepas langsung dipasang lagi, tapi seminggu kemudian pasien meninggal lagi," ujar dia.

Tim pemulasaran Covid-19 Kabupaten Indramayu.
Tim pemulasaran Covid-19 Kabupaten Indramayu. (Istimewa)

Ketika Tim Pemulasaraan Harus Dorong Ambulans

Kejadian tidak mengenakan yang dialami tim pemulasaraan jenazah Covid-19 di Kabupaten Indramayu langsung mendapat respon dari Plt Bupati Indramayu Taufik Hidayat.

Seperti diketahui, tim pemulasaran jenazah Covid-19 harus mendorong-dorong mobil ambulans dengan masih mengenakan baju hazmat karena mogok kehabisan bensin.

Mereka hanya difasilitasi uang bensin sebesar Rp 50 ribu untuk menempuh jarak jauh maupun dekat.

Baca juga: Tim Pemulasaran Covid-19 di Indramayu Beli Makan hingga Vitamin Pakai Uang Honor Agar Tak Terpapar

Baca juga: Kunjungi Rumah Sakit, Polres Majalengka Bahas Sinergitas Penanganan Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Kendala lainnya, karena speedometer mobil ambulance itu rusak sehingga tim pemulasaran tidak mengetahui BBM habis.

Kejadian sampai mendorong-dorong mobil itu, sedikitnya, dialami tim pemulasaran Covid-19 Kabupaten Indramayu sebanyak 4 kali.

"Saya juga belum cek langsung, tapi saya sudah dapat laporan kejadian tersebut, bahwa itu speedometer mobil tidak berfungsi," ujar dia saat ditemui Tribuncirebon.com di Pendopo Indramayu, Senin (1/2/2021).

Kabar baiknya, disampaikan Taufik Hidayat, dirinya sudah memerintahkan untuk memfasilitasi mobil ambulance yang laik untuk digunakan mengantar jenazah Covid-19, termasuk untuk keperluan BBM. 

Taufik Hidayat bahkan mengaku prihatin adanya kejadian tersebut.

Ia menekankan, kejadian itu tidak boleh lagi terjadi.

"Termasuk pembenahan-pembenahan SOP-nya, karena kita sudah anggarkan semua," ujarnya.

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Selasa 2 Februari 2021, Waspadai Hujan & Angin Kencang

Baca juga: BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Selasa 2 Februari 2021, Waspadai Hujan & Angin Kencang

Penulis: Handhika Rahman
Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved