Senin, 13 April 2026
Superhub Kota Cirebon
Selamat Datang Di SuperHub Pemerintah Kota Cirebon

Ramadan 1442 H

Para Santri Tunanetra di Majalengka Semangat Baca Alquran Braille di Bulan Ramadan

Di momen bulan ramadan ini, para santri yang berjumlah kurang lebih 10 orang tersebut tampak semangat membaca Alquran braille.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
TribunCirebon.com/Eki Yulianto
Suasana para santri SLB Bagian Tunanetra di Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan/Kabupaten Majalengka yang semangat membaca Alquran braille di momen bulan ramadan. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Alquran adalah kitab suci terakhir yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi penutup akhir zaman.

Selaku pemeluk agama Islam, tentunya sudah menjadi kewajiban bagi umat Nabi Muhammad mempelajari dan memahami kitab suci yang dibawanya.

Bagi seseorang yang memiliki fisik sempurna, tentu sangat sederhana dalam mempelajarinya.

Namun berbeda bagi mereka yang memiliki keterbatasan fisik, seperti dialami kalangan tunanetra.

Butuh media khusus yang memudahkannya membaca tulisan di dalam kitab suci Alquran.

Salah satunya terlihat di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bagian Tunanetra di Kelurahan Babakan Jawa, Kecamatan/Kabupaten Majalengka, Senin (19/4/2021).

Baca juga: Sopir Taksi Online di Bandung Bernama Wendi Jadi Korban Begal, Berlumuran Darah Disabet Pisau

Baca juga: INFO Jadwal Buka Puasa di Bandung, Cimahi, Sumedang, hingga Bandung Barat Hari Ini 19 April 2021

Di momen bulan ramadan ini, para santri yang berjumlah kurang lebih 10 orang tersebut tampak semangat membaca Alquran braille.

Ayat suci Alquran dibacakan para santri penyandang tunanetra dengan jari telunjuk.

Mereka terus meraba kertas yang merupakan Alquran model braille yang ada di pangkuannya.

Alquran yang mereka gunakan terdapat tulisan menggunakan sistem titik atau benjolan kecil pada permukaan kertas.

Membacanya harus dengan menggunakan naluri perabaan.

Irna (27), salah satu santri putri yang ikut belajar membaca Alquran braille mengaku sudah mulai belajar membaca Alquran braille sejak usianya 17 tahun.

Saat itu, orang tuanya menginginkan anaknya bisa membaca Alquran meski memiliki keterbatasan penglihatan.

"Sudah 10 tahun saya belajar membaca Alquran," ujar Irna saat ditemui di lokasi, Senin (19/4/2021).

Sumber: Tribun Cirebon
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved