Breaking News:

Sudah Divaksin Dua Camat di Kuningan Tetap Positif Covid-19, Ini Penjelasan Kepala Dinas Kesehatan

alasan mereka terkonfirmasi positif Covid-19, dari teknik pemberian vaksinasi ini masih di bawah tiga bulan. 

IRNA
Ilustrasi Virus Corona 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai
TRIBUNCCIREBON.COM, KUNINGAN – Dua orang camat di Kabupaten Kuningan terkonfirmasi positif Covid-19. Padahal mereka termasuk kelompok yang lebih dulu mendapat vaksinasi oleh tim medis yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Kuningan.

Hal itu langsung mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan Kuningan, Hj Susi Lusiyanti, yang dihubungi melalui sambungan seluler, Sabtu (17/4/2021).

Menurut Susi, alasan mereka terkonfirmasi positif Covid-19, dari teknik pemberian vaksinasi ini masih di bawah tiga bulan. 

“Artinya, tidak sedikit yang divaksin di bawah usia tiga bulan dari vakisnasi ini masih rawan terancam paparan,”ungkapnya.

Kondisi seperti inilah, kata Susi, mereka masuk dalam keterangan orang tanp gejala. Sehingga dalam pemeriksaan bisa terjadi positif saat mendapat hasil swab tes.

“Ya untuk kategori OTG memang begitu,” katanya.

Baca juga: Jadwal Imsakiyah Kota Cirebon Minggu 18 April 2021, Hari Keenam Ramadan, Beserta Niat Puasa Ramadan

Baca juga: Atalia Praratya Positif Covid-19, Ridwan Kamil Hanya Bisa Memandang Istrinya di Balik Kaca

Baca juga: Ada Kades Buron di Garut, Terlilit Kasus Korupsi, Kejari Kejar Sang Kades dan Istrinya

Menyinggung kegiatan garda terdepan sektor Medis di Satgas Covid -19, Susi mengklaim saat ini tengah melakukan vaksinasi terhadap warga lansia dan sekitar 480 warga Kuningan yang masuk dalam daftar jemaah calon haji 2021.

“Iya untuk sekarang sedang dilakukan vaksinasi terhadap Jemaah calon haji dan warga lansia lainnya. tidak hanya itu, tenaga  pendidikan dan lapisan masyarakat lainnya pun menjadi target sebagai penerima vaksinasi ini,” ujarnya.

Dalam laporan tertulis sementara itu dketahui per tanggal 16 April 2021 total sasaran vaksinasi itu sebanyak 195.660 orang, yang terdiri dari pelaksanaan tahap pertama dari kalangan Nakes (Tenaga Kesehatan) sebanyak  5.017 orang.

Kemudian untuk tahap 2 (Lansia) ada sebanyak 159.621 orang dan masih tahap dua  (Publik) ada sebanyak 31.002 orang.

“Untuk total yang divaksin dosis pertama ada sebanyak 17104 orang. Mereka adalah Nakes, Lansia sekitar 861 atau 0.54 persen dan masyarakat umum ada sebamyak 14975 atu 48.27 persen,”ujarnya. (*)

Penulis: Ahmad Ripai
Editor: Machmud Mubarok
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved