Breaking News:

Ada Kades Buron di Garut, Terlilit Kasus Korupsi, Kejari Kejar Sang Kades dan Istrinya

Pihak Kejaksaan Negeri Garut menyatakan bahwa Kepala Desa Karyajaya, sebagai Kades buron, karena saat dicari ke rumah yang bersangkutan kabur

(Thinkstockphotos)
Ilustrasi tahanan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNCIREBON.COM, GARUT - Eri Susanto Kepala Desa Karyajaya, Kecamatan Bayongbong Kabupaten Garut divonis bersalah secara in absentia oleh Pengadilan Tinggi Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandung. 

Namun sekarang ini, pihak Kejaksaan Negeri Garut menyatakan bahwa Kepala Desa Karyajaya, sebagai Kades buron, karena saat dicari ke rumah yang bersangkutan tidak ada.

Kepala Kejaksaan Negeri Garut, Sugeng Heryadi mengatakan terdakwa ditetapkan bersalah karena selalu mangkir dalam persidangan.

"Kepala Desa Karyajaya juga terdakwa kasus korupsi dana desa secara in absentia dinyatakan bersalah oleh majelis hakim karena selama tiga kali persidangan selalu mangkir," katanya, Sabtu (17/4/2021).

Baca juga: Sering Datangi Staf Wanita Tengah Malam, Pak Kades Sembunyi di Plafon saat Digerebek, Diduga Berzina

Baca juga: Bu Kades Tergiur Kegagahan Anak Buahnya, Akhirnya Main Serong, Ketahuan Saat Keduanya Tanpa Busana

Saat ini terdakwa tidak diketahui keberadaannya, saat pihak Kejari mendatangi kediamannya terdakwa sudah tidak ada di rumahnya.

"Kami sudah mendatangi rumah terdakwa di wilayah Bayongbong tapi tidak ada, istrinya juga tidak ada," kata Sugeng.

Sugeng menjelaskan Eri merupakan terdakwa kasus korupsi dana desa senilai 400 juta rupiah.

Dalam masa persidangan Eri tidak ditahan lantaran melakukan permohonan penangguhan penahanan.

Permohonan  yang dijamin atas nama istrinya itu dikabulkan oleh majelis hakim Pengadilan Tinggi Bandung.

Sejak majelis hakim mengabulkan penangguhan, Eri selalu mangkir dalam persidangan.

"Tak hanya terdakwa yang tengah kita kejar saat ini tapi juga istrinya, karena ia sebagai penjamin. Kita
berharap mereka secepatnya bisa ditemukan," ucap Sugeng.

Kasi Pidana Khusus Kejari Garut, Deny Marincka mengatakan uang hasil korupsi yang dilakukan Eri ternyata digunakan untuk menghidupi kedua istrinya.

"Dari keterangan tersangka uang tersebut digunakan unuk menghidupi dua orang istrinya yang berada di Indramayu dan Garut," katanya.(*)

Baca juga: Tertular dari Siapa Istri Gubernur Jabar Ridwan Kamil Positif Covid-19? Begini Kata Atalia Praratya

Baca juga: Jokowi Luncurkan Gerakan Cinta Zakat, Baznas Majalengka: Manfaatnya Hebat

Editor: dedy herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved