Breaking News:

Kompak Pakai Jubah Putih Napi di Lapas Majalengka Laksanakan Shalat Tarawih Bersama di Bulan Ramadan

Seragam berwarna putih itu, diwajibkan dipakai ketika warga binaan menjalankan salat tarawih.

Tribuncirebon.com/Eki Yulianto
Lapas Kelas IIB Majalengka membagikan seragam khusus beribadah kepada para warga binaan, Jumat (16/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto

TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Lapas Kelas IIB Majalengka membagikan seragam khusus kepada warga binaan.

Hal itu bertujuan agar warga binaan khusu beribadah selama bulan Ramadan.

Seragam berwarna putih itu, diwajibkan dipakai ketika warga binaan menjalankan Salat Tarawih.

Kalapas Majalengka, Suparman mengatakan, pemberian seragam dimaksudkan agar WBP Lapas majalengka bisa beribadah lebih khusu.

Serta, memiliki jiwa kebersamaan antar sesama WBP.

Baca juga: Ahok Jadi Menteri Investasi Mulai Hari Ini? Berikut Daftar Menteri yang Layak Diganti

Baca juga: Pimpinan Pondok Pesantren di Indramayu Diduga Lakukan Pencabulan Terhadap Janda Sejak 2018

"Ya ini sebagai upaya kami mengajak para warga binaan taat beribadah, khususnya di bulan Ramadan. Semoga dengan khusu beribadah, warga binaan bisa taubat dan diampuni segala dosanya," ujar Suparman kepada Tribun, Jumat (16/4/2021).

Kata Suparman, pemberian seragam putih itu merupakan ide dirinya untuk membuat hal baru untuk warga binaan.

Meski, warga binaan masih berada di dalam Lapas Majalengka.

"Meski terkurung bahasanya, tapi dengan seragam ini, diharapkan warga binaan fresh dan menganggap berada di tempat baru," ucapnya.

Kalapas menambahkan, selain mengajak warga binaan lebih khusu beribadah, pihaknya juga bermaksud untuk mempermudah petugas dalam melakukan pengawasan, pengamanan dan pemantauan.

Baca juga: Menantu Cantik Curi Harta Mertua hingga Buron Bertahun-tahun, Ditangkap Polisi Bersama Selingkuhan

Baca juga: VIRAL Ayah Pasien Mengamuk, Menjambak dan Menendang Perawat Wanita di RS Siloam Palembang

Tentunya, kepada warga binaan yang sedang melakukan aktivitas atau beribadah di dalam Lapas.

"Kami akan berusaha semaksimal mungkin dalam meningkatkan kerapian seluruh sumber daya manusia yang dimiliki, khususnya dalam berpakaian."

"Tidak hanya pegawai atau petugasnya yang kami tuntut untuk rapi, tapi warga binaan juga harus rapi. Maka dari itu kami menyediakan baju seragam khusus bagi mereka dan itu wajib digunakan pada kegiatan-kegiatan tertentu," jelas dia.

Penulis: Eki Yulianto
Editor: Mumu Mujahidin
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved