Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Wilayah Daop 3 Cirebon Turun Jadi Rp 85 Ribu Mulai Hari Ini
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, kini tarif rapid test antigen menjadi Rp 85 ribu.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Mumu Mujahidin
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - PT KAI Daop 3 Cirebon memberlakukan tarif baru untuk layanan rapid test antigen mulai hari ini.
Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Suprapto, mengatakan, kini tarif rapid test antigen menjadi Rp 85 ribu.
Sebelumnya tarif layanan tersebut di sejumlah stasiun wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon ialah Rp 105 ribu.
"Tarif rapid test antigen turun Rp 20 ribu dari sebelumnya" kata Suprapto saat ditemui di Stasiun Cirebon, Jalan Inspeksi, Kota Cirebon, Jumat (9/4/2021).
Baca juga: Ingin Rujuk dengan Mantan Istri, Seorang Ayah Siksa Anak Kandung Berusia 3 Tahun: Diinjak-injak
Baca juga: Kasus Ibu Jual Anaknya ke Pria Hidung Belang Bikin Heboh Majalengka, Ini Kata Bupati Karna Sobahi
Ia mengatakan, tarif baru itupun berlaku mulai hari ini di seluruh stasiun yang menyediakan layanan rapid test antigen.
Saat ini, layanan itu tersedia di stasiun wilayah PT KAI Daop 3 Cirebon, di antaranya, Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, dan Stasiun Jatibarang.
Karenanya, penurunan tarif tersebut semakin menambah pilihan bagi penumpang yang akan menaiki kereta api jarak jauh.
Sebab, mereka harus menunjukkan surat keterangan negatif Covid-19 dari hasil pemeriksaan swab test, rapid test antigen, dan GeNose test.
"Itu sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 27 Tahun 2021," ujar Suprapto.
Ia menyampaikan, dalam surat edaran itu diatur bahwa masa berlaku hasil negatif rapid test Antigen adalah tiga hari sejak pengambilan sampel.
Pihaknya juga mendukung penuh upaya pemerintah dalam melakukan skrining deteksi Covid-19.
"Terutama pada moda transportasi kereta api untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," kata Suprapto.
Baca juga: Arya Saloka Ungkap Kabar Gembira, Pemeran Aldebaran Ketiban Rezeki Nomplok Jelang Ramadan
Baca juga: Profil Profesor Muradi Lengkap Umur dan Agama, Guru Besar Unpad yang Jadi Komisaris Waskita