Breaking News:

Warga Geruduk Kantor Pertamina Indramayu

Kapolres Indramayu Minta Masyarakat Tak Sebarkan Berita Hoaks Tentang Kebakaran Pertamina Balongan

Seperti diketahui banyak tersebar berita-berita tidak benar terkait insiden tersebut hingga membuat resah warga dan aparat keamanan.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Tribuncirebon.com/Handhika Rahman
Kondisi PT Pertamina RU VI Balongan, Kamis (1/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNCIREBON.COM, INDRAMAYU - Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang meminta masyarakat berhenti menyebar berita hoaks seputar insiden meledaknya tangki BBM di Kilang Minyak PT Pertamina RU VI Balongan yang membuat kebakaran hebat.

Seperti diketahui banyak tersebar berita-berita tidak benar terkait insiden tersebut hingga membuat resah warga dan aparat keamanan.

Terbaru, polisi bahkan mengamankan sebanyak 2 youtuber asal Kabupaten Indramayu yang menyebarkan berita banyak rumah warga dijarah maling karena ditinggal pemiliknya mengungsi.

Baca juga: Hati-hati Persib, Persiraja Tebar Ancaman, Siap Bikin Maung Bandung Babak Belur di Piala Menpora

"Konten yang tidak jelas sumbernya itu bahkan berani mengklaim aksi pencurian terjadi saat warga mengosongkan rumah untuk mengungsi," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Kamis (1/4/2021).

AKBP Hafidh S Herlambang menegaskan, konten tersebut tidak benar.

Pasalnya, selama ini kepolisian belum menerima laporan adanya kasus pencurian yang menyasar rumah warga terdampak di wilayah terdekat dengan pusat ledakan. 

"Informasi telah terjadi pencurian dan penjarahan itu sumbernya liar dan tidak jelas. Sampai saat ini kami tidak pernah menerima laporan adanya pencurian rumah warga yang mengungsi," ucapnya.

AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, hasil patroli cyber Polres masih menemukan beberapa konten di media sosial yang dianggap menyebarkan berita bohong atau hoaks. 

Baca juga: Annisa Pohan Sujud Syukur Saat Tahu KLB Demokrat Sumut Ditolak, Menantu SBY Berani Tag IG Moeldoko

Baca juga: Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Tunjukkan Hasil Negatif GeNose C19 Maksimal 1 x 24 Jam Mulai 1 April

Oleh karena itu, ia mengimbau dan mengingatkan pembuat konten agar segera menghapus berita-berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya tersebut. 

"Stop hoaks, bantu masyarakat yang sedang berduka atas musibah di Kilang Balongan dengan berita menenangkan dan positif," ujar dia.
 

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved