Kilang Pertamina Balongan Terbakar
Alami Sesak Nafas Mencium Bau Gas Minyak, Warga Gelar Demo 30 Menit Sebelum Tangki Pertamina Meledak
Puluhan warga Desa Sukaurip memprotes bau gas dan minyak yang bersumber dari Kilang Balongan, yang menyelimuti pemukiman mereka.
"Ada bau minyak gas menyengat. Semalam kita semua warga diminta keluar rumah karena bau gas minyak itu," ujar Alex kepada Tribunnews.com di lokasi.
Alex juga membenarkan bahwa warga Desa Sukaurip menggelar unjuk rasa di depan kantor Kilang Balongan milik PT Pertamina sebelum ledakan terjadi.
Menurut Alex, demo dipicu bau gas dan minyak yang membuat kebanyakan warga Desa Sukaurip mengalami sesak nafas.
"Semalam kita ribut-ribut dengan Pertamina itu kan, kita minta pertanggungjawaban. Demo karena (warga) pada sakit kan, sesak (menghirup udara yang terkontaminasi gas dan minyak)," ungkap Alex.
Baca juga: Warganet Geram Kebakaran Kilang Minyak Balongan Indramayu Disyukuri Pengguna Facebook Ini dan Viral
Baca juga: Kapolda Jabar Ungkap Penyebab Kebakaran Pertamina RU VI Balongan Indramayu Diduga Karena Hal Ini
Warga Demo 30 Menit Sebelum Tangki Meledak
Pertamina RU VI Balongan, Kabupaten Indramayu, terbakar hebat, Senin (29/3/2021) dinihari.
Hingga kini, kepulan asap hitam tampak masih membumbung tinggi di lokasi kejadian.
Kapolda Jabar, Irjen Pol Ahmad Dofiri, mengatakan, kebakaran tersebut terjadi di tangki Pertamina RU VI Balongan.
Menurut dia, dari informasi awal peristiwa bermula adanya rembesan di salah satu tangki.
Baca juga: Nenek Usia 100 Tahun Terluka Akibat Kebakaran Kilang Pertamina RU VI Balongan, 3 Korban Masih Dicari
Baca juga: 5 Luka Berat Karena Kebakaran Kilang Pertamina RU VI Balongan, Ada Kebocoran Gas Sejak 23.00 WIB

"Saat rembesan itu dalam penanganan, ada petir yang menyambar," kata Ahmad Dofiri saat ditemui di lokasi kejadian.
Ia mengatakan, saat kejadian cuaca di sekitar lokasi kejadian juga tengah dilanda hujan rintik.
Akibatnya, muncul kobaran api, bahkan menimbulkan ledakan yang suaranya cukup keras.
Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah kebakaran tersebut disebabkan sambaran petir.
"Hal itu nanti akan ditindaklanjuti penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ujar Ahmad Dofiri.
Saat ini, petugas gabungan juga tampak bersiaga di sekitar lokasi Pertamina RU VI Balongan.