Cerita Keluarga di Kuningan yang Tersambar Petir, Ibu Tak Bisa Lagi Dengar, Tubuh Balita Membiru

Indera pendengaran keluarga Nunung, warga Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kuningan, Jawa Barat mengaku alami kerusakan.

Penulis: Ahmad Ripai | Editor: Mutiara Suci Erlanti
Istimewa
Rumah warga di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kuningan yang terkena petir sewaktu hujan Selasa sore 

Hal itu menyusul dengan kilometer listrik dan sejumlah lampu rumah tangga putus.

Demikian hal itu dikatakan Joko Suhendro sekaligus Sekretaris Desa Cikeusik, saat ditemui lokasi setempat, Selasa (23/3/2021).

Joko mengatakan, untuk korban sementara telah mendapat bantuan dari pemerintah desa alakadrnya. Apalagi kondisi tempat tinggalnya itu alami kerusakan disertai dengan asbes bocor. "Tadi dari kami dari dess berikan bantuan untuk kebutuhan seketika. Apalagi ada warga yang kena petir itu alami gangguan alat pendengaran," ujarnya.

Mengenai rumah di lokasi sambaran petir tadi, kata Joko, sudah mendapat pasokan listrik sehingga beberapa rumah di sekitar tadi sudah terang.

"Iya ada rumah yang sudah terang dan yang masih gelap itu gak tahu gimana. Padahal petugas PLN tadi kesini," ujarnya.

Belum Ada Perhatian

Korban sambaran petir yang terjadi pada warga dan rumah di Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kuningan, Jawa Barat hingga sekarang belum mendapat perhatian dan penanggulangan dari pemerintah daerah.

"Belum ada bantuan apapun, kemudian tadi kordinasi dengan sudah sama camat saja," kata Boy Riswanto yang juga Ketua BPD (Badan Permusyawarahan Desa), saat di lokasi kejadian desa setempat, Selasa (23/3/2021).

Boy menyebut lemahnya penanganan terhadap korban Sambaran petir tentu sangat memprihatikan. Terlebih selain ada balita terkena petir hingga alami luka - luka dan membiru, juga ada beberapa rumah rusak akibat tersebut.

"Sangat prihatinlah, kami hanya ingin kepekaan dalam melihat kejadian atau musibah bencana terjadi di daerah," ungkapnya.

Meski demikian, kata Boy sangat mengapresiasi terhadap pemerintah desa yang telah berikan bantuan alakadarnya terhadap korban kena petir tadi.

"Informasi masuk bantuan dari desa sudah ada, minimal untuk meringankan korban kena petir di daerah kami," ujarnya.

Terpisah Kepala BPBD Kuningan, Indra Bayu mengaku belum mengetahui persis kejadian warga dan sejumlah rumah terkena petir. "Ya, kami belum dengar dan informasi belum masuk. Nanti saya monitoril dan besok lakukan kunjungan ke lokasi," ujarnya.

Jalur Sambaran Petir

Desa Cikeusik, Kecamatan Cidahu, Kuningan, Jawa Barat ternyata merupakan kawasan jalur petir. Kejadian parah hingga merenggut nyawa warga desa setempat itu terjadi pada tahun 2000.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Cirebon
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved