WARNING, Air Kiriman dari Hulu Meningkat, Status Bendung Rentang Jatitujuh Majalengka Waspada
Selain itu, debit air meningkat juga berasal dari saluran Cipelang sekitar 9,422 meter per detik.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Machmud Mubarok
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNCIREBON.COM, MAJALENGKA - Hujan yang terjadi di wilayah hulu Sungai Cimanuk, mengakibatkan debit air di Bendung Rentang, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka mengalami peningkatan.
Koordinator Lapangan Bendung Rentang, Dadi Supriadi mengatakan hingga pukul 08.00 WIB debit air berada di kisaran 600 meter kubik per detik.
Jumlah tersebut masuk kategori waspada.
"Jumlah itu berasal dari saluran Sindupraja dengan 29,200 meter kubik per detik," ujar Dadi kepada Tribun, Senin (22/3/2021).
Selain itu, debit air meningkat juga berasal dari saluran Cipelang sekitar 9,422 meter per detik.
Baca juga: Daftar Pemain Persib yang Dibawa ke Sleman, Pemain Anyar Diboyong, Ezra dan Luiz Potensi Diduetkan
Baca juga: Viral Penampakan Perempuan saat Pencarian Korban di Sungai, Dikira Hantu, Ini Kata Basarnas Bali
Baca juga: Segera Ganti Kartu ATM Mandiri Lama, Jangan Sampai Diblokir, Bertahap Mulai 1 April 2021
Adapun, Sungai Cimanuk wilayah Jatitujuh sendiri menyumbang kisaran air 604,711 meter per detik.
"Selain dari hulu, hujan lokal menjadi penyebab air meningkat lumayan CH di bendung sampe 71 mm," ucapnya.
Kondisi seperti, membuat Koordinator Bendung Rentang mengimbau kepada masyarakat sekitar agar selalu waspada.
Terutama, jika hujan terjadi agar tidak berada di pinggiran sungai.
"Untuk beberapa status debit sungai sendiri dibagi menjadi tiga kategori, 600 level waspada, 900 level siaga dan 1200 level awas," ujarnya.
Indramayu Waspada
Debit air Sungai Cimanuk Indramayu mengalami peningkatan signifikan pada Senin (22/3/2021) pagi.
Plt Sekretaris BPBD Kabupaten Indramayu, Caya mengatakan, kini status Sungai Cimanuk bahkan berada di level waspada.
"Kondisi saat ini sungai Cimanuk mengalami debit meningkat dikarenakan di hulu sungai Cimanuk hujan lebat," ujar dia kepada Tribuncirebon.com.
Baca juga: Segera Ganti Kartu ATM Mandiri Lama, Jangan Sampai Diblokir, Bertahap Mulai 1 April 2021