Istri Diperkosa Kakak Ipar 7 Kali Suami Tak Percaya, Polisi Tolak Laporan Sebut Suka Sama Suka
Seusai dirudapaksa oleh kakak ipar ibu muda itu malah disalahkan oleh suami.
TRIBUNCIREBON.COM - Seorang ibu muda di Banyuasin, Sumatera Selatan dirudapaksa oleh kakak iparnya sendiri.
Seusai dirudapaksa oleh kakak ipar ibu muda itu malah disalahkan oleh suami.
Bahkan akibat perbuatan bejat kakak iparnya itu, hubungannya kini dengan sang suami jadi tidak harmonis.
Sebab, sang suami malah membela kakaknya dan menyalahkan sang istri.
Baca juga: Aduh Bu Kades Kepergok Berduaan Tanpa Busana dengan Anak Buah oleh Suaminya Sendiri, Ini Kisahnya
Baca juga: Sopir Taksi Online Ditembak Oknum TNI Lalu Dibuang ke Perkebunan Sawit, Begini Nasib Keduanya
Suaminya tak percaya saat ES mengaku dirudapaksa oleh kakak iparnya.
Mirisnya sang suami lebih membela kakaknya dan menyalahkan istrinya sendiri.
Kini nasib rumah tangga mereka tengah di ujung tanduk, sebab keduanya saat ini pisah ranjang.
Dilansir TribunnewsBogor.com dari Sripoku Senin (22/3/2021), ES menceritakan kejadian pilu yang dialaminya pada Januari 2021 lalu.
Saat itu, ES mengaku tengah mandi di rumahnya.
Seperti biasanya, setelah mandi ES hanya mengenakan handuk dan langsung masuk ke dalam kamarnya.
Saat itu lah kata ES, sang kakak ipar tiba-tiba masuk ke kamarnya hingga terjadilah perbuatan yang tak senonoh itu.
"Hubungan saya tak harmonis dengan suami akibat saya dirudapaksa kakak ipar," kata ES kepada Sripoku.com, Minggu (21/3/2021).
Baca juga: Warga Geger Temukan Bayi Perempuan di Depan Warung, di Tangan Bayi Ada Gelang Bertuliskan Ny Laras
Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Selasa 23 Maret 2021, Virgo Siap-siap Ada Masalah, Taurus Saldo Rekening Kosong
Sudah Berulang Kali
ES pun mengaku tak cuma sekali kejadian itu ia alami.
Parahnya, hal serupa sampai terjadi hingga tujuh kali dialami oleh ES.
Meski sudah berulang kali dirudapaksa kakak iparnya, tapi ibu muda ini bingung mau mengadu kepada siapa.
Sebab meski sudah mengadu pada suaminya sendiri, sang suami malah tak percaya dengan ceritanya itu.
Di samping itu, sang kakak ipar terus mengancam, jika tak melayani maka akan dibunuh dan diceraikan suami.
"Saya takut mau mengadu ke siapa," kata ibu satu anak ini.
Suka Sama Suka
Laporan ES di Polres Banyuasin ditolak dengan alasan suka sama suka.
Alasan ditolaknya laporan tersebut karena hasil penyelidikan Polres Banyuasin, pelaku dan korban bisa dikatakan suka sama suka.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum korban, Dedi Junaidi SH.
Namun kata Dedi, alasannya korban menuruti kemauan terlapor karena di bawah ancaman.
Sehingga terjadilah peristiwa rudapaksa tersebut.
Korban ES ternyata masih di bawah umur.
ES sebenarnya kelahiran 2003 namun tahun kelahirannya dituakan menjadi 1999 supaya bisa dinikahkan.
Saat ini ES memiliki seorang anak laki-laki berusia 3 tahun dari hasil pernikahannya dengan sang suami.
Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Herlis Noorida kecewa mengetahui laporan korban ditolak.
Apalagi yang membuat pihaknya tak menerima, kejadian itu dikatakan suka sama suka.
"Kami sangat kecewa, karena korban ES ini masih anak di bawah umur, dan semestinya ini harus dibela," kata dia.
Pihaknya sebagai lembaga perlindungan perempuan dan anak merasa prihatin karena perempuan punya hak dan korban juga masih dikatagorikan anak-anak.
Baca juga: Alhamdulilah Persib Sudah Tiba di Sleman, Lama Perjalanan Capai 9 Jam, Mereka Langsung Lakukan Tes
Baca juga: Luna Maya Ketahuan Pandangi Ariel NOAH dari Kejauhan hingga Salah Tingkah Direkam Ruben Onsu
(TribunnewsBogor.com/Sripoku.com)